Sosialisasi Regulasi Wakaf Angkatan X

Semarang – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Semarang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang menggelar kegiatan Sosialisai Regulasi Wakaf Angkatan X pada Rabu (13/10) di aula Kemenag Kota Semarang.

Selain itu hadir pula Pengurus organisasi keagamaan NU, Muhammadiyah, LDII. Keikutsertaan peserta jg dr DMI dan nazhir perseorangan, badan hukum serta organisasi.

Acara ini melibatkan 100 peserta. Mereka terdiri atas perwakilan Pemkot Semarang, Kementerian Agama Kota Semarang, Kantor Pertanahan Kota Semarang, Kasi Kesos Kecamatan Semarang Timur, Kasi Kesos Kelurahan Kecamatan se-Kecamatan Semarang Timur, KUA, Penyuluh Agama Islam PNS dan non PNS Semarang Timur.

Selain itu hadir pula Pengurus PCNU Kota Semarang, pengurus MWC NU Kecamatan Semarang Timur, PD Muhammadiyah Kota Semarang, PC Muhammadiyah Kecamatan Semarang Timur, DMI Kota Semarang dan Kecamatan Semarang Timur, LDII Kota Semarang dan Kecamatan Semarang Timur serta puluhan nazir (masjid, musala, ponpes dan lembaga pendidikan agama/keagamaan Islam).

Acara ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu Kepala Kankemenag Kota Semarang, Mukhlis Abdillah, Humas BWI Kota Semarang, Arifin, dan Koordinator Kelompok Substansi Landreform dan Pemberdayaan Tanah Masyarakat Kantor Pertanahan Kota Semarang, Latif.

Ketua BWI Kota Semarang, H. Muslich Shabir dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada segenap peserta yang berkenan hadir dalam kegiatan ini. Muslich berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya di bidang sertifikat tanah wakaf.

“Masih banyak tanah wakaf yang belum bersertifikat. Padahal ini penting karena menyangkut kesejahteraan umat,” kata Muslich.

Pihaknya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang yang telah memberikan hibah kepada BWI Kota Semarang. “Terima kasih kepada Pemkot Semarang yang telah memberikan hibah untuk penyelenggaraan acara ini.  Juga kepada Kemenag Kota Semarang yang telah memfasilitasi tempat dan keterlibatan jajarannya dalam membantu terlaksananya kegiatan ini,” kata Muslich.

Dalam acara ini, dibentuk Forum Nazir Kecamatan Semarang Timur. Terpilih sebagai Ketua Umum yaitu Abdul Jawad, Sekretaris Taufik dan Bendahara  Nazir Muzayin. –(iq)