081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

110 Guru PAI di Rembang Siap Jadi Fondasi Kuat Pendidikan Qurani

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Rembang (Humas) — Sebanyak 110 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Metodologi Tuntas Baca Qur’an yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Senin (13/10/2025), di Aula Praukuno, Rembang.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAI dalam membaca Al-Qur’an dengan benar dan tuntas, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran agama di sekolah.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Rembang, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa pembinaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an guru, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam menularkan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

“Saya berdoa Bapak Ibu dapat terus berkhidmah. Syukur ada pembelajaran sebaya apabila ada rekan Bapak/Ibu yang masih membutuhkan bimbingan belajar mengaji. Mari kita perbaiki kualitas baca Al-Qur’an bersama, agar bisa menularkan kebaikan ini kepada peserta didik sebagai generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yang memberikan penguatan kemampuan baca Al-Qur’an, mulai dari makhraj huruf hingga pemahaman tajwid dan qiroah.

Materi pertama disampaikan oleh Labib Humaam, yang mengulas Makhorijul dan Sifatul Huruf. Ia menekankan pentingnya ketepatan pengucapan huruf agar guru dapat menjadi teladan dalam pembacaan Al-Qur’an.

“Hal pertama yang perlu diketahui ketika belajar Al-Qur’an dimulai dari makharijul huruf,” tegasnya.

Narasumber kedua, Sri Setyoningsih, membahas pendalaman Tajwid Waqaf, Hukum Nun Mati, Tanwin, Mim Mati, dan Mad. Ia mendorong guru untuk memperdalam tajwid agar membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar.

Sementara itu, Mohamad Faoujin, menyampaikan materi tentang Ilmu Qiroah At-Tashwiyah dan Taram Al-Harakot. Kegiatan ditutup oleh Harsono, dengan pembahasan Fawatihus Suwar yang menyoroti keindahan dan makna pembuka surah dalam Al-Qur’an.

Melalui pembinaan ini, diharapkan guru PAI tidak hanya semakin terampil membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menularkan semangat dan keteladanan dalam membentuk karakter religius peserta didik. (HS)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print