Rakor Perdana FKUB Kabupaten Blora Bekerjasama dengan Buddha Suci Akan Salurkan 90 Ton Beras di Kabupaten Blora Tahun 2021

Blora-Pada Jum'at (19/3) bertempat di Kankemenag Kab. Blora, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Blora gelar rapat koordinasi perdana untuk membahas program kerja dan sosialisasi Juknis BOP No. 8 Tahun 2021.

Rapat dibuka oleh Ketua FKUB Kabupaten Blora, H. Ishad Shofawi dan dihadiri Plt Kasubbag TU yang diwakili oleh Kasi PAIS, Amalia Winarni, serta pengurus FKUB.

Berdasarkan sambutan ketua FKUB, H. Ishad Shofawi mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat baik yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu untuk bersama-sama merajut kebhinekaan dan merawat keberagaman di Kabupaten Blora. 

Selain itu, sambutan dari Sekretaris FKUB, H. Fathul Himam juga mengingatkan kepada anggota untuk selalu gencar mensosialisasikan gerakan 5M mematuhi protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Terima kasih anggota FKUB yang telah melakukan vaksinasi baik tahap I maupun tahap II sebagai bentuk dukungan FKUB terhadap program pemerintah dalam menanggulangi covid-19.” ujarnya

Pengurus FKUB atau Forum Kerukunan Umat Beragama Kab. Blora ini terdiri dari 17 orang yaitu perwakilan dari agama Islam 10 orang, Kristen 3 orang, Katolik 1 orang, Hindu 1 orang, Buddha 1 orang dan seorang dari Konghucu.

Selanjutnya seluruh anggota FKUB mempunyai tugas yang sama untuk menangkal hoax terkait dengan isu-isu agama maupun terkait dengan wabah covid-19 dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi program kerja dan Juknis BOP No. 8 Tahun 2021 oleh Amalia Winarni yang mewakili Plt Kasubbag TU Kankemenag Kab. Blora.

Dalam diskusi tersebut Ngatno,S.Pd.B sebagai salah satu pengurus dan perwakilan agama Buddha, mengatakan bahwa ada program sosial yang nantinya FKUB Kab.Blora akan bekerjasama dengan Buddha Suci. Kerjasama tersebut berupa bakti sosial penyaluran bantuan beras sebanyak 90 ton kepada masyarakat di Kabupaten Blora yang terdampak covid-19. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap selama 4 bulan di tahun 2021.(nn/ima)