Pelatihan INSPIRE, Penanggulangan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak

Blora (19/5) – Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak di Kabupaten Blora, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Klaten bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Blora dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Blora, serta didukung oleh United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) Indonesia, mengadakan pelatihan INSPIRE, Mitigasi Resiko Kekerasan Berbasis Gender dan Perlindungan dari Eksploitasi dan Perlakuan Salah Seksual Bagi Pemangku Kepentingan dan Lembaga Penyedia Layanan di Kabupaten Blora. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Setda Bag. Kesra Kab. Blora, Kepala DINSOSP3A Kab. Blora, Kementerian Agama Kabupaten Blora, PUSPAGA Kab. Blora serta perwakilan dari OPD dan lembaga masyarakat di Kabupaten Blora.

Bertempat di Resto D’Joglo kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (19-20 Mei 2022).

“Saat inilah kita bersyukur Bapak Ibu dan teman-teman semua bahwa Blora mendapat kesempatan untuk bisa juga mendapatkan pelatihan INSPIRE. Kita ketahui bahwa kasus kekerasan berlatar belakang gender ternyata masih marak di Blora.” kata Indah Purwaningsih selaku Kepala DINSOSP3A Kabupaten Blora dalam membuka acara pelatihan tersebut.

Ia berharap dengan pelatihan ini dapat menjadi pengalaman dan pemahaman tentang langkah INSPIRE dalam perlindungan anak, mitigasi resiko kekerasan berbasis gender dan perlindungan dari eksploitasi dan perlakuan salah seksual di lingkungan masyarakat Blora maupun di lingkungan tempat bekerja.

“Kita bersyukur dengan adanya kegiatan ini, bahwa ilmu yang kita dapatkan pasti akan berguna untuk kedepannya. Kebetulan hari ini yang hadir mewakili Kementerian Agama Kabupaten Blora ada Seksi PD Pontren, Seksi Pendidikan Madrasah dan Penyuluh Agama Islam dimana ketiganya ini berhubungan langsung dengan masyarakat termasuk anak-anak, harapannya Kemenag dapat memberikan sumbangsih dalam memperkuat norma dan nilai yang mendukung relasi tanpa kekerasan, saling menghargai, mengasuh secara positif dan kesetaraan gender semua anak dan remaja.” ujar Ibnu Malik, salah satu perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Blora yang mengikuti pelatihan INSPIRE.

Kegiatan pelatihan INSPIRE (Implementation and enforcement of Laws; Norms and value; Safe environtments;Parent and caregiver support; Income and economic strengthening; Response and support services; Education and Life skills) Mitigasi Kekerasan Berbasis Gender, Perlindungan Dari Eksploitasi dan Perlakuan Salah Seksual bagi Pemangku Kepentingan dan Lembaga Penyedia Layanan di tingkat Provinsi Jawa Tengah ini difasilitatori oleh Fasilitator Provinsi Akhmad Syakur, Hidayatus Sholichah dan Hening Budiyawati.(nn/rf)