081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

22 Pengurus KKG PAI SD Jateng Resmi Dikukuhkan, Kakanwil Tekankan Literasi Al-Qur’an

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar (SD) Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 pada Selasa (7/4/2026) di Auditorium Majeng. Sebanyak 22 pengurus resmi dilantik untuk mengemban amanah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tingkat sekolah dasar.

Kegiatan ini digelar berdasarkan laporan Ketua Tim Jenjang TK/PAUD dan SD/SDLB, Rondiyah, serta diikuti oleh pengurus KKG PAI dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah dan seluruh jajaran pengurus KKG PAI Provinsi Jawa Tengah.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama sejak usia dini, khususnya kemampuan membaca Al-Qur’an bagi siswa sekolah dasar. Menurutnya, literasi Al-Qur’an merupakan fondasi utama dalam pembelajaran agama.

“Penekanan pertama dalam belajar agama adalah kemampuan membaca Al-Qur’an. Ini menjadi dasar yang harus dikuasai anak-anak sejak jenjang SD,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan di tingkat SD memegang peran kunci dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dalam melakukan pemetaan kemampuan siswa serta kompetensi guru PAI agar pembelajaran dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Kakanwil mendorong para pengurus yang baru dikukuhkan untuk membangun jejaring yang kuat guna mendukung program kerja organisasi. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang dalam berinovasi.

“Jangan pernah mengatakan tidak ada anggaran. Kita harus mampu menghadirkan solusi melalui jejaring dan kolaborasi,” pesannya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, diharapkan KKG PAI SD Provinsi Jawa Tengah mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dasar serta melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print