Semarang (Humas) – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Provinsi Jawa Tengah telah usai digelar. Sebanyak 1.154 peserta perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Tengah bertarung pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat provinsi yang telah dilaksanakan tanggal 2 s.d. 3 Oktober 2025 untuk merebutkan tiket ke OMI Tingkat Nasional. Sebanyak 17 siswa terbaik berhasil meraih juara dan berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk berlaga pada OMI tingkat nasional.
Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab mengucapkan selamat atas predikat juara OMI tingkat provinsi dan selamat berjuang pada OMI tingkat nasional.
“Alhamdulillah, madrasah di Jawa Tengah terus mencetak prestasi dan menunjukkan dirinya mampu bersaing di tingkat nasional. Saya berharap seluruh siswa mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai saat ini, sehingga kembali akan membawa peringkat terbaik dan kebanggaan bagi Provinsi Jawa Tengah pada ajang nasional nanti,” ungkapnya.
Untuk diketahui, OMI adalah ajang bergengsi untuk menunjukkan kualitas dan prestasi siswa madrasah di bidang akademik berskala nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI untuk siswa madrasah/sekolah dari tingkat MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA. Rencananya kegiatan akan digelar di Provinsi Banten pada 10 hingga 14 November 2025.
Menurutnya, ajang ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam mendukung terciptanya semangat kompetisi sains di kalangan siswa madrasah dan mengukuhkan eksistensi madrasah sebagai pencetak generasi unggul dan berdaya saing. Serta diharapkan akan melahirkan generasi muda yang berdaya saing global untuk mengantarkan lembaga madrasah yang kita banggakan menjadi madrasah yang Maju Bermutu dan Mendunia.(Sua)







