Tegal (Humas) — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Tengah mendapat perhatian langsung dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Plt. Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Ahmad Zayadi, berkesempatan meninjau langsung jalannya perlombaan di Masjid Agung Slawi, Kabupaten Tegal, pada Rabu (12/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Zayadi didampingi oleh Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori. Keduanya menyaksikan secara langsung penampilan para peserta di Majelis III, yang memperlombakan Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Tilawah Dewasa Putra-Putri serta Cabang Qiraat Al-Qur’an Golongan Qiraat Mujawwad Dewasa Putra-Putri.
Usai menyaksikan penampilan peserta, Ahmad Zayadi menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan MTQH XXXI di Jawa Tengah. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan kesiapan dan kerja keras seluruh pihak, baik panitia maupun peserta.
“Secara keseluruhan, penyelenggaraan MTQH XXXI ini kita melihat dari sisi kesiapan panitia sudah maksimal. Kesiapan para peserta juga luar biasa. Mereka tidak hanya menyiapkan penampilan terbaik, tetapi juga menunjukkan kualitas tilawah dan bacaan yang sudah sangat bagus,” ungkapnya.
Zayadi menilai, MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga wadah untuk menumbuhkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Kita melihat MTQH ini berjalan dengan baik. Para peserta telah menyiapkan diri dalam waktu tertentu dengan penuh kesungguhan. Ini menandakan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan Kementerian Agama RI terhadap penguatan kegiatan syiar Islam di daerah. Melalui MTQH, Ahmad Zayadi berharap dapat lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (hilman najib)







