
Kabupaten Tegal (Humas) — Wakil Menteri Agama RI KH. Romo R. Muhammad Syafi’i meninjau langsung lokasi bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wamenag didampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab, bersama jajaran pemerintah daerah setempat.
Sesampainya di lokasi, rombongan langsung menuju kawasan permukiman warga yang menjadi pusat terjadinya pergerakan tanah. Di lokasi tersebut tampak jelas kondisi rumah-rumah warga yang roboh dan rusak berat, serta badan jalan yang ambles dengan aspal terbelah akibat pergeseran tanah.

Aktivitas warga di kawasan itu sudah tidak terlihat karena seluruh penduduk telah dievakuasi ke posko pengungsian. Hingga saat ini, wilayah terdampak masih ditetapkan sebagai zona merah bencana dan dinilai belum aman untuk ditempati kembali.
Meski demikian, sesekali masih terlihat sejumlah warga mendatangi rumah mereka untuk mengambil barang-barang penting maupun keperluan mendesak lainnya, serta berladang di sekitar lokasi dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Berdasarkan data di lapangan, jumlah warga yang terdampak bencana tanah gerak di Desa Padasari mencapai 150 kepala keluarga atau sekitar 470 jiwa. Permukiman yang terdampak tersebar di RW 02 RT 6, 7, 8, dan 9; RW 03 RT 12, 13, 14, dan 15; RW 04 RT 10, 11, 16, 17, dan 18; Dukuh Tigasari RW 02 RT 03 dan 04; serta Dukuh Padareka RW 01 RT 1, 2, dan 3.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Agama meninjau secara langsung kondisi permukiman, infrastruktur jalan, serta area yang terdampak paling parah, guna memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascabencana.










