Semarang (Humas) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai tancap gas mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026. Langkah ini diawali dengan Rapat Koordinasi Rencana Publikasi Kesiapan Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Kesra dan Taskin, Gedung A Lantai X, Kompleks Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang. Senin (11/5/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan (Kesra dan Taskin) Setda Provinsi Jateng, Syamsudin Isnaini, ini memfokuskan pada strategi publikasi dan tahapan awal pengenalan perhelatan akbar tersebut kepada masyarakat luas.
Dalam arahannya, Syamsudin Isnaini menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan tindak lanjut setelah adanya kejelasan progres di tingkat kementerian.
“Secara substansi, persiapan di tingkat Kemenko PMK sudah clear. Pasca rapat di Kemenko tersebut, saatnya kita melakukan internalisasi di tingkat provinsi. Titik fokus kita saat ini adalah persiapan launching sebagai penanda dimulainya rangkaian perhelatan MTQ Nasional 2026,” ujar Syamsudin.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kesiapan dari berbagai lini. Tampak hadir memberikan masukan teknis, Kabid Komunikasi Publik dan Media Komdigi Jateng, Enrico Adrian Ramandha yang berkoordinasi terkait strategi komunikasi publik. Koordinator Keagamaan Biro Kesra Pemprov Jateng Mukhamad Yusuf yang turut memastikan kesiapan teknis keagamaan.
Hadir pula Nining Indrawati, selaku Kepala pada Seksi Seni dan Budaya Islam Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Jateng, serta Tim Protokol dan Humas Setda Provinsi Jateng dan Humas Kanwil Kemenag Jateng.
Rencana Launching Logo dan Malam Taaruf
Salah satu poin krusial yang disepakati dalam rapat adalah rencana Launching Logo MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan pada akhir Juni 2026. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) direncanakan menjadi lokasi dimulainya identitas visual ajang bergengsi ini.
Selain itu, rapat juga membahas rencana agenda Malam Taaruf yang direncanakan akan dikonsep lebih khidmat, bertempat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Nining Indrawati menekankan bahwa publikasi yang masif dan terstruktur sangat penting agar gaung MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi pesta seremonial, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memperkuat syiar Islam di Jawa Tengah.(s)











