Calhaj Kecamatan Blado Dan Reban Hari Ini Mengikuti Manasik Tingkat Kecamatan

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Batang – Sebanyak 72 calhaj dari kecamatan Blado dan kecamatan Reban hari ini Senin (15/05) mengikuti lanjutan bimbingan manasik haji di gedung MWC NU kecamatan Blado. Hadir dalam pembukaannya Kakankemenag Kab. Batang yang diwakili oleh Kasi PD.Pontren H.Sugiedi, Kepala KUA Kecamatan Blado, forkopimcam, serta penyuluh Agama Islam.

Kepala KUA Kecamatan Blado H. Filusufi dalam materinya menyatakan bahwa calhaj tahun ini menurut regulasi menerima bimbingan manasik haji oleh pemerintah 7 kali dan 1 kali praktik. Menurutnya manasik ini penting diikuti karena dapat memberikan pemahaman yang komprehensif berkaitan dengan pelaksanaan haji.

“ Kita baru saja mengikuti manasik haji 2 hari yang dilaksanakan oleh Kemenag Kabupaten, dan mulai hari ini sampai 5 hari mendatang dilanjutkan bimbingan ditingkat kecamatan. Ini merupakan amanat regulasi yang harus dilaksanakan,” kata H. Filusufi.

Dia juga menegaskan bahwa haji itu merupakan ibadah yang 80% nya adalah fisik, maka agar calhaj dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan nyaman maka harus memiliki fisik yang sehat.

“ Tahun ini memang banyak lansia yang menjadi calhaj, namun tiidak usah ragu karena yang terpenting untuk melaksanakan haji itu memiliki fisik yang sehat karena ibadah haji adalah ibadah yang 80% nya adalah ibadah fisik,” jelasnya.

Sementara itu Kasi PD.Pontren H. Sugiedi menyampaikan materi tentang kebijakan perjalanan ibadah haji. Menurutnya pemerintah telah mengatur sedemikian rupa system dan mekanisme keberangkatan dan kepulangan calhaj dari kabupaten hingga ke tanah suci serta dari tanah suci sampai ke kabupatennya masing-masing.

“ Calhaj kabupaten Batang tergabung dalam gelombang pertama pada kloter 42,43 dan 44, jadi nanti dari kecamatan akan diberangkatkan menggunakan bus menuju Pendopo Kabupaten untuk mengikuti pemberangkatan secara resmi oleh PJ.Bupati Batang, dari Batang akan langsung diberangkatkan menuju embarkasi Donohudan Solo dan menginap semalam untuk selanjunya diterbangkan ke Madinah,” kata H. Sugiedi.

Dia juga menegaskan calhaj selama diperjalanan, di tanah suci hingga kembali ke tanah air akan didampingi oleh para petugas kloter, tim kesehatan dan pembimbing ibadah, jadi tidak usah khawatir dalam melaksanakan aktifitas ibadah seperti sholat dan lainnya.

“ Pemerintah telah mengatur sedemikian rupa untuk mengawal calhaj itu ditiap-tiap regu yang berjumlah 10 calhaj akan ada ketua regu, dalam 4 regu didampingi ketua rombongan dan dalam 4 rombongan aka nada ketua kloter serta petugas kesehatan dokter dan para medis, ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah dalam pelaksanaan ibadah haji,” terangnya.

Diakhir sesi dilakukan interaksi Tanya jawab antara calhaj dengan para pembimbing, mereka tampak memahami apa yang disampaikan oleh para pembimbing. Memang bimbingan manasik haji ditingkat kecamatan ini lebih mengena pada calhaj karena selain pesertanya lebih sedikit juga waktunya relative lebih lama. ( Abd.Hamid/Zy_humas/rf)