Data menjadi Dasar Perencanaan yang Baik

Salatiga (Penma) – Dukungan dan ketersediaan data dalam perencanaan sangat fundamental, dengan data yang baik akan dapat diproyeksikan kondisi yang dicita-citakan, dapat ditetapkan target-target yang telah ditetapkan untuk disasar sesuai dengan periodesasinya, demikian ditegaskan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saifulloh dihadapan para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, dan Perencana dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah di Hotel Grand Wahid Salatiga dalam acara Rapat Koordinasi Perencanaan Bidang Pendidikan Madrasah tahun 2017, Jumat (28/04).

Anggaran Pendidikan Madrasah menempati peringkat pertama terbesar dari total alokasi keseluruhan Daftar Isian Pagu Anggaran (DIPA) di Kementerian Agama, sudah barang tentu dengan alokasi anggaran terbesar harus diimbangi dengan pola perencanaan yang baik.
“Perencanaan yang baik tentunya disusun berdasarkan data valid serta dikoordinasikan dengan unit-unit kerja terkait yang berada di akar rumput,” tegas Kabid Pendidikan Madrasah.

Aplikasi pendataan yang dimiliki Pendidikan Madrasah sudah cukup baik, Data Education Management Information System (EMIS) yang sudah berjalan dengan baik diharapkan mampu menjadi dasar pendukung dalam pengambilan kebijakan.
“Penguatan data EMIS sangat diperlukan, dengan tingkat keakurasian yang baik harapannya data EMIS akan menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan di Bidang Pendidikan Madrasah,” harapnya.

Untuk itu, mulai sekarang kita mulai melakukan tahap perencanaan agar dapat memilih program prioritas yang dapat lebih memberikan manfaat kepada rakyat dalam rangka mendukung Visi dan Misi Pembangunan Nasional, khususnya dalam pembangunan keagamaan dan pendidikan keagamaan.

“Penyusunan anggaran di Bidang Pendidikan Madrasah tahun 2017 hendaknya berpedoman pada kebijakan Pendidikan Islam yang telah dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Madrasah tahun 2015 s.d. 2019, sehingga target atau sasaran dari perencanaan ini tidak melenceng arah dari prioritas pusat yang telah ditetapkan,” pesannya.

Terakhir Saifulloh berharap agar dalam rakor perencanaan, peserta yang dihadirkan sesuai dengan bidang tugas yakni para perencana dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama se-Jawa Tengah dapat merumuskan perencanaan sesuai dengan strategi pendidikan islam dalam meningkatkan akses, mutu dan relevansi madrasah selaras dengan arah kebijakan pendidikan madrasah. (gt/gt)