Kakanwil Buka Raker Kankemenag Brebes

Brebes – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, Rabu (26/04) menyelenggarakan Rapat Kerja jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Brebes diikuti oleh sekitar 140 orang terdiri atas Kepala Kankemenag, Kasubag TU, para Kasi, para Kepala Madrasah Negeri, Pengawas, Kepala KUA, Penghulu, dan penyuluh pada Kankemenag Kab. Brebes. Raker dengan tema Mewujudkan 5 Nilai Budaya Kerja Sebagai Landasan Untuk Peningkatan Produktifitas Kerja dan Pelayanan Menuju Reformasi Birokrasi Kementerian Agama yang Bersih dan Akuntabel itu diselenggarakan di aula Kankemenag itu dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani.

Ditengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi, Kankemenag Kab. Brebes merasa perlu untuk meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan diawali dengan penyelenggaraan rapat kerja, sebagaimana disampaikan oleh Sholeh, selaku ketua panitia. Disampaikan Sholeh, bahwa raker ini bertujuan untuk memberikan gambaran rencana kegiatan 2017, mereview dan evaluasi program 2016, mencari solusi dan alternatif pemecahan secara menyusun rekomendasi untuk keberhasilan program tahun 2017.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani mengatakan, tugas dan fungsi Kementerian Agama pada dasarnya sama dengan risalah kenabian. “Tengok saja misi Kementerian Agama,” kata Farhani. 1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama; 2. Memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama; 3. Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas; 4. Meningkatkan pemanfaata dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan; 5. Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel; 6. Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan; 7. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan terpercaya. (Keputusan Menteri Agama Nomor 39 Tahun 2015)

“Demikian pentingnya tugas dan fungsi Kementerian Agama sehingga anggaran yang diberikan pemerintah kepada Kementerian ini tidaklah kecil. Anggaran kementerian ini adalah terbesar keempat dari seluruh kementerian dan lembaga,” jelasnya.

Berikut daftar 5 Kementerian & Lembaga dengan anggaran belanja terbesar antara lain : 1. Kementerian PUPR Rp 105,6 triliun; 2. Kementerian Pertahanan Rp 104,4 triliun; 3. Polri Rp 72,4 triliun; 4. Kementerian Agama Rp 60,7 triliun; dan 5. Kementerian Kesehatan Rp 58,3 triliun.

Anggaran yang demikian besar semakin memacu kinerja Kementerian Agama dalam mensukseskan program reformasi birokrasi. Bahkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Saiful Muzani Research Center menempatkan Kementerian Agama sebagai kementerian/lembaga dengan kinerja terbaik kedua.

Terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji, Kakanwil menjamin bahwa keberangkatan jamaah didasarkan atas nomor porsi keberangkatan. “Saya jamin tidak terjadi lompatan porsi dalam keberangkatan haji. Semuanya urut sesuai nomor porsi,” tegasnya.

Lebih lanjut dihimbau kepada para pejabat/aparatur yang telah bertugas untuk menahan diri dengan tidak mendaftar lagi sebagai petugas. “Berikan kesempatan kepada yang belum pernah bertugas,” himbaunya. Diingatkan pula agar menjunjung tinggi tenggang rasa sebelum mendaftarkan diri sebagai calon petugas haji dan tidak hanya mengedepankan rasionalitas.

Kakanwil menekankan pentingnya aparatur Kementerian Agama untuk mendasarkan seluruh tugas dan fungsinya pada 5 Nilai Budaya Kerja serta menjunjung tinggi martabat dan citra Kementerian Agama dengan menjunjung tinggi kompetensi kepribadian. “Jangan sampai ada aparatur Kementerian Agama yang melakukan tindakan pelanggaran moral. Kalau sampai ada pengaduan, saya jamin akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Sebelumnya, Imam Hidayat, Kepala Kankemenag Kab. Brebes menyampaikan bahwa saat ini di Brebes sedang dilakukan penggodogan Perda Haji. Diharapkan biaya diluar BPIH bisa tercover sehingga semakin meringankan beban jamaah. Disampaikan pula bahwa di Brebes telah menerapkan pelayanan pendaftaran haji satu atap. “Ini semua adalah untuk memberikan pelayanan yang baik kepada tamu Allah untuk memperoleh haji mabrur,” jelas Imam. (fat/gt)