Semarang (Humas) — Peserta Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang mengikuti kegiatan Pembinaan Mental Agama Buddha yang dibimbing langsung oleh Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Karbono, pada Selasa (15/10/2025).
Dalam pembinaannya, Karbono menekankan pentingnya nilai-nilai Dhamma sebagai dasar pembentukan integritas dan moralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyampaikan bahwa ASN tidak hanya dituntut untuk profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memiliki landasan spiritual yang kuat agar mampu menjalankan tugas dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“ASN harus meneladani nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menumbuhkan kebijaksanaan, kejujuran, dan welas asih, kita dapat menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar membawa manfaat bagi sesama,” ujar Karbono.
Sebagai bagian dari kegiatan, para peserta juga melaksanakan pembacaan Dhammapada serta Paritta/Sutta bersama-sama. Pembacaan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan ketenangan batin, memperkuat semangat pengabdian, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri setiap peserta.
Dhamma, yang berisi ajaran tentang kebenaran, kebajikan, dan kebijaksanaan, menjadi panduan moral bagi setiap umat Buddha dalam menjalani kehidupan. Dalam konteks ASN, pemahaman dan pengamalan Dhamma membantu membentuk pribadi yang berintegritas, rendah hati, serta mampu melayani masyarakat dengan penuh welas asih dan tanpa pamrih.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen peserta Latsar CPNS untuk menjadi ASN yang profesional, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual Buddhis.









