Semarang (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab menegaskan pentingnya integritas, pemahaman tugas, serta sikap proaktif dalam menjalankan amanah jabatan saat melantik pejabat administrator dan pejabat fungsional, Jumat (24/4/2026).
Dalam arahannya, Kakanwil mengawali dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja diambil sumpahnya. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Yang pertama, saya ucapkan selamat kepada bapak ibu yang telah mengucapkan sumpah sebagai pejabat administrator dan pejabat fungsional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kakanwil mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dipegang teguh dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Yang kedua, pahami betul terkait dengan sumpah jabatan di dalam menjalankan amanat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap tugas dan fungsi jabatan. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu memetakan pekerjaan secara detail, termasuk potensi hambatan dan tantangan.
“Yang ketiga, pahami tugas dan fungsinya dengan betul, petakan segala hal yang terkait dengan tugas, sampai ke hambatan dan ancaman harus dipahami dengan baik,” lanjutnya.
Kakanwil turut memberikan perhatian khusus kepada pejabat fungsional. Ia menegaskan bahwa pejabat fungsional dituntut untuk lebih aktif dan tidak hanya menunggu perintah.
“Jangan menunggu perintah, tetapi harus menjemput bola, terus bergerak, produktif, dan mampu memberikan dampak positif,” pesannya.
Untuk pejabat fungsional hukum, ia meminta agar mampu menelaah berbagai persoalan secara mendalam. Sementara bagi pranata humas, dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Humas adalah corong institusi, jangan pernah monoton,” tandasnya.
Di akhir arahannya, Kakanwil menyampaikan optimisme terhadap kinerja para pejabat yang dilantik serta mengajak seluruh jajaran untuk mengawal program prioritas Kementerian Agama dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.










