Semarang (Humas) — Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Jawa Tengah Karbono, menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pengurus LPTG Jawa Tengah di Ruang Rapat Lantai 6 Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut membahas persiapan teknis pelaksanaan seleksi peserta LPTG Jawa Tengah yang akan dipersiapkan untuk mewakili Kontingen Jawa Tengah pada ajang LPTG tingkat nasional. Pembahasan meliputi mekanisme seleksi, jadwal pelaksanaan, cabang yang diperlombakan, serta kesiapan teknis pelaksanaan hingga tahap final.
Karbono menyampaikan bahwa seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 31 Agustus sampai dengan 2 September 2026 melalui pengiriman video penampilan peserta. Selanjutnya, peserta yang lolos ke tahap berikutnya akan mengikuti pertandingan final yang dijadwalkan pada 5 September 2026 bertempat di STAB Syailendra, Kabupaten Semarang.
“Seleksi ini menjadi tahapan penting untuk mendapatkan peserta terbaik yang nantinya akan membawa nama Jawa Tengah di tingkat nasional. Karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sebaik mungkin sehingga kontingen yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan untuk berkompetisi,” ujar Karbono.
Adapun cabang yang akan dipertandingkan dalam seleksi LPTG Jawa Tengah meliputi Baca Paritta, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Indonesia, Sutra/Mantra, Dhammapada, Jing/Keng, serta Pidato Bahasa Mandarin.
Seleksi tersebut terbuka bagi seluruh Warga Jawa Tengah yang beragama Buddha dengan usia minimal 17 tahun. Kesempatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi umat Buddha dari berbagai daerah di Jawa Tengah sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda dan umat Buddha untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta penghayatan terhadap ajaran Buddha melalui berbagai cabang yang diperlombakan.
Dalam rapat tersebut juga dibahas persiapan menghadapi LPTG Nasional yang akan dilaksanakan dalam dua tahapan. Pelaksanaan secara daring dijadwalkan pada 8–10 Oktober 2026, sedangkan pelaksanaan secara luring akan dilaksanakan pada 6–8 November 2026 di Provinsi DKI Jakarta dan/atau Provinsi Jambi.
Karbono berharap seluruh pengurus LPTG Jawa Tengah dapat mempersiapkan pelaksanaan seleksi dengan matang, mulai dari aspek teknis, kepesertaan, penilaian, hingga koordinasi antarwilayah. Menurutnya, keberhasilan seleksi tidak hanya diukur dari terpilihnya peserta untuk tingkat nasional, tetapi juga dari proses pembinaan dan kebersamaan yang terbangun di antara umat Buddha di Jawa Tengah.
“Harapannya, melalui seleksi ini kita dapat mengirimkan kontingen terbaik Jawa Tengah untuk berkompetisi di tingkat nasional dan mampu meraih hasil yang terbaik. Namun yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempertemukan umat Buddha dari berbagai daerah di Jawa Tengah, membangun persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan,” lanjutnya.
Rapat koordinasi berlangsung dengan pembahasan dan diskusi bersama jajaran pengurus LPTG Jawa Tengah. Berbagai masukan dan kesiapan teknis dibahas sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan seleksi dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Melalui pelaksanaan seleksi LPTG tingkat Provinsi Jawa Tengah, diharapkan akan lahir peserta-peserta terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan berkompetisi, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai Dhamma serta semangat kebersamaan umat Buddha Jawa Tengah pada ajang LPTG tingkat nasional.






