Semarang (Humas) — Registrasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 mulai dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026). Proses registrasi menjadi tahapan penting sebelum para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia tampil dalam ajang nasional yang digelar di Jawa Tengah.
Registrasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 11–12 September 2026. Pada hari pertama, registrasi diikuti kafilah dari Jawa Tengah, Papua Barat Daya, Jambi, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Papua Tengah, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Riau, Lampung, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Aceh, DKI Jakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara.
Sementara pada Sabtu (12/9/2026), registrasi dijadwalkan bagi kafilah Banten, Papua, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Bengkulu.
Untuk memastikan proses berjalan tertib dan akurat, registrasi dilakukan melalui sejumlah tahapan. Peserta terlebih dahulu melakukan pengecekan data diri dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP. Selanjutnya peserta mengambil undian nomor peserta, melakukan registrasi biometrik menggunakan fingerprint dan face recognition, kemudian menerima ID card sebagai tanda peserta MTQ Nasional XXXI.
Pelaksanaan registrasi dibagi ke dalam 12 majelis berdasarkan cabang dan golongan yang dilombakan.
Majelis 1 menangani Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Dewasa dan Qiraat Golongan Sab’ah Mujawwad. Majelis 2 untuk Seni Baca Al-Qur’an Anak-Anak dan Remaja. Majelis 3 untuk Seni Baca Al-Qur’an Golongan Tartil dan Golongan Disabilitas Netra.
Majelis 4 menangani Qiraat Al-Qur’an Golongan Qiraat Sab’ah Murattal Remaja dan Dewasa. Majelis 5 untuk Hafalan Al-Qur’an Golongan 1 Juz dengan Tilawah dan 5 Juz dengan Tilawah. Majelis 6 untuk Hafalan Al-Qur’an Golongan 10 Juz dan 20 Juz.
Majelis 7 menangani Hafalan Al-Qur’an Golongan 30 Juz serta Tafsir Al-Qur’an Golongan Bahasa Arab. Majelis 8 untuk Tafsir Al-Qur’an Golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Majelis 9 untuk Syarhil Qur’an, Majelis 10 untuk Fahmil Qur’an, dan Majelis 11 untuk Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Sementara Majelis 12 menangani Khat Al-Qur’an Golongan Naskah serta Hiasan Mushaf Golongan Dekorasi dan Lukis Kontemporer serta Golongan Digital.
Semangat peserta terlihat sejak proses registrasi. Salah satunya Husain, peserta Kafilah Jawa Tengah yang akan berlaga pada Cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 30 Juz di Majelis 7. MTQ Nasional XXXI menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang MTQ tingkat nasional.
“Ini baru pertama kali mengikuti MTQ Nasional. Persiapan alhamdulillah lancar, meskipun berat,” ujarnya.
Semangat serupa disampaikan Muhammad Abror, peserta asal Jambi yang akan mengikuti Cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 10 Juz. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi tersebut.
“Harapannya nanti bisa menampilkan yang terbaik,” katanya.
Registrasi ini sekaligus menjadi pintu awal bagi para peserta untuk memasuki rangkaian kompetisi MTQ Nasional XXXI. Dengan persiapan yang telah dilakukan, para kafilah dari seluruh Indonesia siap membawa semangat, kemampuan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an untuk tampil dan memberikan yang terbaik di Jawa Tengah.









