
Semarang (humas)– Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mengawali penanaman pohon klengkeng di salah satu halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang pada Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung setelah pembukaan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia yang digelar pada 4–7 Maret 2026 di MAJT. Penanaman pohon ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mengusung kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.

Momen penanaman pohon disaksikan oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI), perwakilan Baznas Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Jawa Tengah, serta para pengurus Rohani Islam (Rohis) dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kemenag RI Kamaruddin Amin bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menjadi pihak yang pertama melakukan penanaman pohon klengkeng sebagai simbol dimulainya gerakan penghijauan di lingkungan MAJT.
Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI M. H. Munir menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ekoteologi yang tengah dikembangkan Kementerian Agama. Dalam program tersebut, sebanyak 70 pohon klengkeng akan ditanam di lingkungan MAJT.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan melalui pendekatan ekoteologi yang menjadi salah satu program Kementerian Agama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemenag RI Kamaruddin Amin menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk tanggung jawab manusia dalam menjaga alam sejak lahir.
Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan menjadi semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim yang dihadapi dunia saat ini.
“Kegiatan penanaman ini sangat penting karena merupakan kewajiban kita sejak lahir untuk menjaga alam. Ini bagian dari memberikan kesadaran, apalagi kita menghadapi climate change. Semoga ini menjadi tradisi dan kesadaran bersama untuk menjaga bumi kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari peran manusia sebagai khalifah di bumi sekaligus menjadi ekspresi kemanusiaan setiap individu dalam merawat ciptaan Tuhan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menyambut baik kegiatan tersebut karena selaras dengan program prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia juga mendoakan agar pohon klengkeng yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Semoga pohon yang kita tanam hari ini kelak dapat berbuah dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar MAJT,” ujarnya.










