Sragen (Humas) — Pasca Idulfitri 1447 H, Kementerian Agama Kabupaten Sragen menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada 25–26 Maret 2026. Kebijakan tersebut turut diikuti oleh seluruh satuan kerja di bawahnya. Meski demikian, layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya pada momentum bulan Syawal yang identik dengan pelaksanaan pernikahan.
Bulan Syawal yang dianjurkan sebagai waktu melangsungkan pernikahan, sebagaimana teladan Rasulullah Saw., berdampak pada tetap tingginya permohonan layanan di Kantor Urusan Agama (KUA). Menyikapi hal tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen memastikan pelayanan KUA tetap berjalan dengan baik, didukung kesiapsiagaan sumber daya selama pelaksanaan WFA.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Sragen, Muslim, menegaskan bahwa layanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. “Meski sebagian ASN melaksanakan WFA, kami tetap berupaya agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu, khususnya layanan pernikahan yang memang banyak dibutuhkan di bulan Syawal,” ujarnya.

Di berbagai KUA di Kabupaten Sragen, penyuluh agama tetap melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun keluarga sakinah, sekaligus sebagai upaya preventif dalam meminimalisasi potensi konflik rumah tangga.
Sementara itu, para penghulu tetap melayani pelaksanaan akad nikah sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Layanan ini memastikan setiap proses pernikahan berjalan tertib, sah, dan tetap terfasilitasi dengan baik.
Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pola kerja yang fleksibel tidak mengurangi kualitas layanan KUA dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam layanan pernikahan.









