berita Terkini
  • Rabu, 27 Mei 2015, 10:21 Tim Itjen dampingi pegawai isi LHKASN Semarang – Seperti yang telah disampaikan oleh Menteri Agama pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama beberapa waktu lalu, bahwa tarjet pelaporan harta kekayaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama adalah 100%, hal ini mengandung maksud bahwa Kementerian Agama harus menjadi bagian dan agar lebih berperan serta turut andil dalam pemberantasan korupsi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI segera mengambil langkah de...
  • Rabu, 27 Mei 2015, 10:11 Menag : Ponpes tidak ajarkan radikalisme Wonosobo - Pendidikan Diniyah Formal adalah lembaga pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh dan pada pondok pesantren secara terstruktur dan berjenjang pada jalur pendidikan formal, sebagaimana diatur dalam PMA Nomor 13 tahun 2014. Pendidikan Diniyah Formal berkedudukan setara dengan MI, MTs, dan MA dengan menggunakan kurikulum khas pesantren, yaitu kitab salafiyah yang lazim disebut dengan kitab kuning. Meskipun dalam pendidikan Diniyah Formal tidak menggunakan kurikulum madrasah a...
Link Banner
Renungan
  • Hendaklah kalian bersikap jujur, karena kejujuran itu akan membawa pada kebaikan, sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga. Tidaklah seorang bersikap jujur & selalu berbuat jujur hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yg jujur. Dan hendaklah kalian menjauhi sikap dusta, karena kedustaan itu akan membawa pada kekejian, sedangkan kekejian akan membawa kepada neraka. Dan tidaklah seorang berbuat dusta & selalu berdusta hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta. (HR. Bukhari)
  • "Kehidupan kristen adalah kehidupan yang membutuhkan lebih dari sekedar kekuatan manusia biasa. Mampukah kita dengan kekuatan sendiri dapat hidup kudus, memiliki karakter Kristus, hidup bukan untuk diri sendiri tetapi untuk Tuhan? Tentu tidak bisa, dibutuhkan sebuah kekuatan atau kuasa supranatural untuk bisa menjalani kehidupan Kristen yang sesungguhnya "Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku"
  • TETAP SEMANGAT. Bagi orang beriman, putus asa bukanlah cara yang tepat menghadapi masalah. Jangan menyerah dan bangkitlah kembali bila sedang terjatuh. Melangkahlah dan mencoba kembali berjalan meski harus hadapi onak dan duri. Tuhan tidak menghendaki umat-Nya putus asa dan patah semangat. Tetaplah yakin bahwa bersama Tuhan kita pasti bisa dan kembali menemukan jalan yang mulus, karena DIBUTUHKAN AIR HUJAN DAN MATAHARI UNTUK MENGHADIRKAN PELANGI YANG INDAH. “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya”. (Matius 12:20; Yesaya 42:3)
  • Gerak pikiran itu berkeliaran penuh angan-angan. Memiliki berbagai tujuan hingga menimbulkan kecemasan. Jika ada orang yang mampu mengendalikan pikirannya maka ia pasti menemui kebahagiaan, baik kini maupun di alam baka nanti. (Kitab Sarascamuscaya Bagian 6 sloka 81). Manusia dalam kehidupan ini diliputi dengan berbagai keinginan. Keinginan itu muncul setiap saat dan berbagai manufer yang timbul. Manusia yang mampu untuk mengelola pikiran dengan baik akan menemui kehidupan yang bahagia lahir dan batin.
  • Semua orang takut akan hukuman (kematian). Setelah memperbandingkan dengan orang lain dengan dirinya sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh atau menyakiti makluk lain. (Damapada X:1)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.055516 detik
    Diakses dari alamat : 10.1.7.64
    Jumlah pengunjung: 2112505
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.