berita Terkini
  • Jumat, 17 April 2015, 16:51 Kakankemenag kunjungi madrasah potensial Karanganyar – Sudah menjadi hal biasa apabila pelaksanaan Ujian Nasioanal atau Ujian Madrasah pada Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah dikunjungi oleh pejabat di lingkungan Kementerian Agama seperti Kepala Kantor atau Kepala Seksinya. Namun yang jadi tidak biasa adalah ketika madrasah yang dikunjungi itu bukanlah madrasah yang berada di pusat kota atau yang berdekatan dengan Kantor Kementerian Agama. Ini menandakan ada sesuatu hal yang terjadi pada madrasah tersebut, bisa karena ...
  • Jumat, 17 April 2015, 07:03 Dakwah bil hikmah tangkal ISIS Cilacap - Sebanyak seratus guru madrasah diniyah takmiliyah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kab. Cilacap, Kamis (16/4) mengikuti sosialisasi kurikulum di Aula Graha Dasrussalam Cilacap. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Mughni Labib dalam sambutannya menegaskan, bahwa Jaajaran Kankemenag Kab. Cilacap sedang menggencarkan program dakwah Islam bil hikmah. Yakni Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam), sudah se...
Link Banner
Renungan
  • Hendaklah kalian bersikap jujur, karena kejujuran itu akan membawa pada kebaikan, sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga. Tidaklah seorang bersikap jujur & selalu berbuat jujur hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yg jujur. Dan hendaklah kalian menjauhi sikap dusta, karena kedustaan itu akan membawa pada kekejian, sedangkan kekejian akan membawa kepada neraka. Dan tidaklah seorang berbuat dusta & selalu berdusta hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta. (HR. Bukhari)
  • Kapan kita harus mengucap syukur? Dalam penderitaan? Ya. Ketika diperlakukan dengan tidak adil? Ya. Ketika orang salah paham terhadap kita? Ya. Ketika kita dimanfaatkan? Ya. Ketika segalanya berjalan dengan baik? Ya. Ketika segalanya berjalan tidak baik? Ya. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. I Tes 5:18
  • TETAP SEMANGAT. Bagi orang beriman, putus asa bukanlah cara yang tepat menghadapi masalah. Jangan menyerah dan bangkitlah kembali bila sedang terjatuh. Melangkahlah dan mencoba kembali berjalan meski harus hadapi onak dan duri. Tuhan tidak menghendaki umat-Nya putus asa dan patah semangat. Tetaplah yakin bahwa bersama Tuhan kita pasti bisa dan kembali menemukan jalan yang mulus, karena DIBUTUHKAN AIR HUJAN DAN MATAHARI UNTUK MENGHADIRKAN PELANGI YANG INDAH. “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya”. (Matius 12:20; Yesaya 42:3)
  • Gerak pikiran itu berkeliaran penuh angan-angan. Memiliki berbagai tujuan hingga menimbulkan kecemasan. Jika ada orang yang mampu mengendalikan pikirannya maka ia pasti menemui kebahagiaan, baik kini maupun di alam baka nanti. (Kitab Sarascamuscaya Bagian 6 sloka 81). Manusia dalam kehidupan ini diliputi dengan berbagai keinginan. Keinginan itu muncul setiap saat dan berbagai manufer yang timbul. Manusia yang mampu untuk mengelola pikiran dengan baik akan menemui kehidupan yang bahagia lahir dan batin.
  • Semua orang takut akan hukuman (kematian). Setelah memperbandingkan dengan orang lain dengan dirinya sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh atau menyakiti makluk lain. (Damapada X:1)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 2.554151 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.72
    Jumlah pengunjung: 1995311
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.