Selasa, 31 Juli 2012 –
Tingkatkan Bukti Otentik melalui Sertifikasi Tanah Wakaf

Blora – Dalam perkembangan jaman yang semakin pesat, diperlukan suatu upaya untuk melegalkan status tanah wakaf terutama dalam fungsinya untuk kemaslahatan umat, seperti masjid, mushola dan lainnya. Untuk itu diharapkan semua stakeholder masyarakat terutama nadhir melakukan pensertifikatan tanah wakaf agar mempunyai bukti otentik yang kuat, serta menghindari adanya penyalahgunaan tanah untuk keperluan lainnya yang menimbulkan adanya sengketa di kemudian hari.”Kami berharap tanah wakaf akan mempunyai status hukum yang kuat sehingga tidak disalahgunakan penggunaannya” tutur Drs. H. Tri Hidayat. Kepala Kankemenag Blora tersebut menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Sosialisasi Pensertifikatan Tanah Wakaf pada Kamis, 19 Juli 2012 di Aula Kankemenag Blora.

Dalam Kesempatan tersebut, hadir seluruh Kepala KUA sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), Anggota Forum Nadhir Wakaf Kecamatan, dan nadhir penerima bantuan untuk pensertifikatan tanah wakaf. Seluruh peserta yang hadir juga mendapatkan wawasan tentang tata cara pensertifikatan tanah wakaf oleh Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Blora, Eko Purdi Yunianto sehingga diharapkan bisa memahami prosedural yang benar dalam upaya mewakafkan tanah yang dimiliki. Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Blora, Muhaimin, SH menyatakan selain bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya upaya pensertifikatan tanah wakaf bagi masyarakat serta menghindari sengketa bagi ahli warisnya, acara tersebut juga untuk menyalurkan bantuan bagi para nadhir pada seluruh KUA di Blora untuk mensertifikatkan tanah wakaf masyarakat.(ima)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.027592 detik
Diakses dari alamat : 23.20.33.176
Jumlah pengunjung: 1128334
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.