Kamis, 18 Juli 2013, 15:28 – Pendis & Madrasah, Kankemenag
MDTA Akan Dapat Biaya Operasional Madrasah

Tegal – Biaya Operasional Sekolah (BOS) saat ini hanya diberikan pemerintah kepada sekolah formal. Adapun Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) sebagai sekolah non formal belum mendapatkan hak yang sama sebagaimana yang diterima sekolah formal. Maka Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyah (FKDT) yang didukung sepenuhnya oleh Kankemenag Kota Tegal berupaya memperjuangkan agar pemerintah dalam hal ini Pemkot Tegal mengalokasikan anggaran APBD untuk biaya operasional bagi madrasah seperti halnya BOS di sekoah formal.

Untuk kepentingan tersebut berbagai langkah tengah dilakukan diantaranya terus dilakukan koordinasi antara Kankemenag, DPRD dan Dewan Pendidikan Kota Tegal. Kankemenag bahkan sangat mendorong dan turut memperjuangkan agar Pemkot semakin meningkatkan perhatiaannya kepada MDTA dengan pemberian Biaya Operasional Madrasah. Disamping membantu operasional madrasah diharapkan nantinya dapat menigkatkan kesejahteraan guru-gurunya

Usulan adanya Biaya Operasional Madrasah ini telah diajukan ke DPRD Kota Tegal melalui Komisi I untuk nantinya dibawa dalam pembahasan anggaran dengan Pemkot Tegal. Diharapkan Pemkot di tahun 2014 mendatang menganggarkan Biaya Operasional Madrasah dan disetujui oleh dewan. Selama ini Pemkot telah memberikan perhatian ke MDTA dengan bantuan operasional sebesar 11 juta per tahun. Namun bantuan tersebut dirasa masih belum memadai untuk menunjang biaya operasional dan kesejahteraan guru serta pengembangan pendidikan madrasah.

Untuk kepentingan tersebut FKDT menggelar forum pertemuan yang dihadiri oleh pengelola MDTA dan para asatidz. Kegiatan ini difasilitasi Kankemenag Kota Tegal dengan menghadirkan anggota Komisi I DPRD Kota Tegal dan Dewan Pendidikan Kota Tegal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kankemenag ini sengaja digelar untuk mensosilisasikan wacana adanya Biaya Operasional Madrasah dari Pemkot yang tengah diusulkan. Tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi, baik Kankemenag, DPRD, Dewan Pendidikan dan FKDT terkait upaya pengajuan usulan Biaya Operasional Madrasah untuk MDTA .

Hadir di kesempatan tersebut Kakankemenag H. Nuril Anwar, SH, MH penggagas program ini, anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Anshori Azizi, dan Dewan Pendidikan Kota Tegal Sisgiyono Ahmad. Pada dasarnya baik Dewan maupun Pemkot sangat mendukung gagasan ini. Walikota sendiri sangat mendukung dan berjanji akan mengupayakannya. Hal itu beliau sampaikan ketika memonitoring pelaksanaan Ujian Akhir MDTA bebrapa waktu lalu. Namun semua itu tentu harus melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Anshori Azizi menyatakan dirinya sangat berbangga dan berbahagia bisa mendorong apa yang diharapkan pengelola/asatidz MDTA agar bisa terealisasi secepatnya yaitu dengan adanya Biaya Operasional Madrasah.Dikatakannya Biaya Operasional ada beberapa tingkatan, ada yang dari APBN, Propinsi dan Inisiatif dari kebijakan Pemkot seperti Biaya Operasional Madrasah yang sedang diusulkan ini. Dikemukakannya dirinya sudah lama tahu persis perjuangan pengelola/asatidz MDTA. Perjuangan tersebut disampaikan melalui komisi I DPRD Kota Tegal dari-tahun ke tahun agar Pemkot memberikan perhatian kepada mereka.

Untuk diketahui Pemkot Kota Tegal telah memberikan perhatian kepada MDTA ini dengan memberikan bantuan setiap tahunnya sebesar 11 juta. Bantuan sebesar itu memang dirasa sangat membantu. Namun wacana ke depan besaran bantuan akan disesuaikan dengan hasil akriditasi MDTA yang dilakukan Kankemenag yang saat ini telah berjalan sehingga nantinya bantuan bersifat proporsional.

Maka ditambahkan Anshori tahun 2014 dirinya mendorong Biaya Operasional Madrasah ini bisa secepatnya direalisasikan. Namun ia meminta agar segera diajukan proposalnya dan yang terpenting usulannya logis, apa adanya dan transparan.

Sementara itu Sisgiyono Ahmad dari Dewan Pendidikan Kota Tegal menyatakan dukungannya akan adanya Biaya Operasional Madrasah ini. Terkait dengan hal itu maka menurutnya Kepala MDTA perlu diminta pendapatnya, berapa biaya secara keseluruhan yang dibutuhkan per tahun. Adalah berapa kebutuhan riilnya karena untuk biaya ini ada standarnya.(lil)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.050349 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1690510
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.