HAB Kemenag RI Ke-75, Kemenag Klaten Beri Bantuan Pada Fakir Miskin

Klaten – Sinergi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Klaten untuk meningkatkan kesadaran umat untuk berzakat, peran ASN Kemenag Klaten sangat penting dalam memberikan penyuluhan tentang zakat dan memberikan pencerahan pada masyarakat akan arti pentingnya zakat untuk kemaslahatan umat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Anif Solikhin, saat memberikan bantuan dari Baznas Klaten melalui UPZ Kemenag Klaten kepada anak yatim, fakir miskin dan sabilillah saat upacara bendera dalam rangka memperingati HAB Kemenag ke 75 tahun 2021 di halaman Kemenag Klaten, Selasa (5/1).

“Alhamdulilah UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Kemenag Klaten sampai saat ini telah memberikan kontribusi sebesar 40?ri total perolehan zakat di Kabupaten Klaten,” tandas Anif.

ASN Kemenag sudah melaksanakan zakat 2,5?ri gaji dan tunjangan kinerja melalui UPZ Kemenag dan disalurkan kepada Baznas Klaten, karena Baznas merupakan badan resmi yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sodakoh (ZIS),” ungkap Anif

Anif menegaskan, secara umum keluarga besar Kemenag Klaten sudah bergabung sebagai muzakki melalui Baznas Kabupaten Klaten dan bisa memberikan nilai yang baik dibandingkan dengan instansi yang lain yang ada di Klaten.

Lebih lanjut Kakankemenag menyampaikan, disamping memang diperintah oleh agama, zakat juga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. “Dengan adanya bantuan dari Baznas tersebut mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, semoga tahun depan akan semakin banyak,” harapnya.

“Semoga dana yang diterima meskipun sedikit dapat bermanfaat dan meringankan beban, jangan dinilai dari nominalnya, semoga membawa berkah dan barokah. Mari kita selalu berdoa dan berusaha agar zakat di Klaten lebih banyak dan yang menerima semakin bertambah,” imbuh Anif.

Kakankemenag secara simbolis memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, fakir miskin dan fisabilillah sejumlah 289 orang, dengan total sebesar Rp. 130.800.000.(aa_aj/Sua)