Upaya Saidah Dalam Memajukan MANU Lasem

Rembang – Membesarkan madrasah yang terbilang kecil membutuhkan perjuangan yang keras. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kepala MA Nahdaltul Ulama, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Saidah.

Perempuan kelahiran Lasem ini tak henti untuk selalu mendorong siswa-siswinya berprestasi. Caranya adalah mendukung peserta didik dan guru madrasah untuk mengikuti kompetisi baik tingkat Kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Upaya kami sederhana banget. Dengan memberikan semangat kepada siswa untuk mengikuti kompetisi sebagai wahana mengasah kemampuan dan belajar. Masalah juara dipikir belakangan. Yang penting ikhtiar, doa dan tawakkal,” kata Saidah.

Usaha Saidah ini rupanya tak sia-sia. Terbukti, MANU Lasem berhasil menyabet sederet juara pada berbagai kompetisi.

Adalah Siti Nurjanah, salah satu siswi MANU Lasem yang sudah meraih banyak juara. Yaitu, juara 3 OSN Matematika tingkat Kabupaten Rembang, juara 1 Olimpiade matematika nasional Rajawali, juara 4 Olimpiade Bahasa Inggris Nasional Rajawali, juara 1 olimpiade Matematika tingkat nasional OPSI, juara 2 olimpiade Fisika SMA Smart, juara 3 olimpiade Matematika Foksi, dan peraih penghargaan Prestasi Membanggakan pada Kompetisi Matematika Internasional online Bricsmath.com.dragonlearn.com.

“Kejuaraan tersebut selama tahun 2020-2021,” kata Saidah ketika diwawancara Kamis (20/1/2021).

Selain Nurjanah, pihaknya juga mendorong peserta didik lainnya. Adalah M. Farrah dan Nanik Q. Yang berhasil meraih juara 4 dan 5 dalam lomba vlog bertemakan makanan khas daerah yang diadakan oleh Universitas Negeri Surakarta. “Kami tak hanya mendorong yang pandai di akademik, namun juga yang mempunyai bakat lain, seperti pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial,” ujar Saidah.

Sementara Saidah sendiri merupakan guru teladan tingkat MA se-jawa Tengah pada tahun 2018 silam.

Untuk selanjutnya, pihaknya tengah mempersiapkan guru dan siswa mengikuti Olimpiade Geografi tingat Nasional yang diadakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) pada 27 Januari mendatang. “Untuk guru yang ikut saya sendiri. Sementara yang siswa diikuti Siti Nur Jannah dan Ainnaya Nurul Fatma,” sebut Saidah.

Saidah mengatakan, pihaknya akan terus berikhtiar untuk membawa MANU lebih maju. “Intinya kami tetap berikhtiar. Bagi siswa yang berprestasi kami berikan reward bagisiswa yaitu bebas SPP,” pungkas Saidah. — iq/qq