Kakankemenag Kota Salatiga Turun ke Pondok Pesantren Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Salatiga — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Salatiga, H. Taufiqur Rahman didampingi Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), H. Qomarul Aziz mengunjungi Pondok Pesantren Agro Nuur El Falah Salatiga, Rabu (03/02). Kunjungan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Agro Nuur El Falah Salatiga, H. Nur Soleh.

Kunjungan dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) di lingkungan pondok pesantren. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Agama tentang Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan dan hasil Rakor tentang Penegakan Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Daerah bersama menteri terkait.

Guna memutus rantai penyebaran virus covid-19, Kakankemenag menghimbau pondok pesantren untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya, apalagi akhir-akhir ini banyak kasus positif covid-19 terjadi di pondok pesantren. “Sesuai Instruksi Menteri Agama, kami wajib turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan penerapan disiplin prokes. Jangan pernah lengah dan menyepelekan keberadaan covid-19 di sekitar kita. Dan saya menghimbau untuk mengetatkan disiplin prokes kepada santri di sini Pak Soleh, mengingat adanya lonjakan kasus positif covid-19  di beberapa pondok pesantren,” jelas Taufiqur Rahman.

H. Nur Soleh menyambut kedatangan Kakankemenag dengan ramah dan hangat. Beliau menyampaikan terima kasih atas kedatangan Kakanmenag. “Terimakasih bapak atas kedatangannya ke pondok kami. Alhamdulillah kami sangat senang bapak berkenan datang untuk memberikan informasi tentang prokes 5 M. Selama ini kami sangat ketat dalam menerapkan prokes kepada santri dan semua yg ada di pondok ini. Dan sampai sekarang, tidak ada santri yang positif. Semoga hal ini bisa terjaga seterusnya,” tutur Nur Soleh.

Seperti diketahui, pondok pesantren selalu terkait dengan hal-hal yang bersifat kebersamaan seperti belajar, makan, tidur, beribadah dan kegiatan lainnya, sehingga diperlukan penerapan protokol kesehatan secara disiplin. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan peran dan aksi nyata dari seluruh pihak di Pondok Pesantren dalam penerapan protokol kesehatan. Dengan harapan laju penyebaran virus covid-19 dapat ditekan.

Pada akhir kunjungan, Taufiqur Rahman berpesan untuk selalu memperhatikan aman, imun, dan iman. “Jaga keamaan selama beraktivitas dengan prokes 5 M, jaga imun tubuh kita, dan jagan iman untuk kesehatan mental kita,” pesan Taufiq.(Fitri-Khusnul/Sua)