Kemenag Salatiga Terima Kunja Komisi III DPD RI

Salatiga – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Bambang Sutrisno, melakukan Kunjungan Kerja (Kunja) dan silaturrahim ke Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga dalam rangka menyerap aspirasi, keluhan dan harapan masyarakat kota Salatiga terkait Penyelenggaraan Haji dan Umroh di massa pandemi covid 19, Senin, (22/2).

Kegiatan pertemuan serap aspirasi dihadiri oleh anggota DPD RI Komisi III, Bambang Sutrisno, staf ahli dan anggota DPD Provinsi Jawa Tengah. Kepala Kemenag kota Salatiga hadir didampingi Kasi PHU, Kasi Bimas Islam, Kepala KUA, Penghulu, Pengawas dan Humas Kemenag kota Salatiga.

Anggota Komisi III DPD RI, Bambang Sutrisno mengatakan, kunjungan kali ini lebih fokus ke masalah penyelenggaraan haji dan umroh di Kota Salatiga. Kementerian Agama akan melaksanakan musim haji tahun ini, tentu dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Berbagai masukan dan saran kita tampung  agar penyelenggaraan umroh dan haji pada tahun ini  bisa terselenggara. Namun tidak menutup kemungkinan mendengarkan apa saja yang menjadi kendala terutama yang menyangkut dengan tupoksi di DPD RI.

“Di DPD ada empat komisi, dan saya berada di komisi III yang bertugas untuk menangani masalah agama, pendidikan, kesehatan sosial, pariwisata, tenaga buruh serta ibu dan anak,” ungkap Bambang Sutrisno.

Bambang Sutrisno berharap kedatangannya kali ini bisa membantu kendala yang dihadapi di Kementerian Agama kota Salatiga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) kota Salatiga H. Taufiqur Rahman dalam sambutannya berharap kedatangan Komisi III DPD RI memberikan dampak positif kedepannya bagi Kemenag kota Salatiga dan masyarakat di kota Salatiga.

Tidak lupa H. Taufiqur Rahman, menyampaikan waiting list Calon Jamaah Haji (calhaj) di kota Salatiga hingga hari ini mencapai 7326 jemaah. “Insyaallah tahun ini akan memberangkatkan 187 Jamaah haji,” jelas Taufiqur Rahman.

Kakankemenag berharap mewakili jamaah haji kota Salatiga, agar opsi pertama dari tiga opsi, jemaah haji Kota Salatiga bisa berangkat 100 persen, dikarenakan kalau opsi pertama apabila tidak terwujud maka masa tunggu atau waiting list akan semakin panjang.

Di sisi dengar pendapat, Kasi Penyelengaraan Haji dan Umroh (PHU), Hj. Retno Worowidati menyampaikan sekilas permasalahan perihal penyelenggaraan haji dan umroh di kota Salatiga setelah mendapat masukan, saran maupun usul dari PPIU dan KBIH yang ada di Kota Salatiga. Mereka berharap agar haji dan umroh tetap dilaksanakan sesuai kuota dan supaya calon jemaah haji dan umroh diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin covid 19.

Selain Hj. Retno Worowidati, hampir seluruh peserta menyampaikan kendala yang mereka hadapi dalam bertugas dilapangan. Dan diharapkan dengan pertemuan tersebut ditemui titik terang agar segala permasalahan  yang dihadapi bisa terselesaikan.

Pertemuan diakhiri dengan ucapan terima kasih oleh anggota Komisi III DPD RI dan akan menyampaikan serta memperjuangkan aspirasi oleh daerah ke pusat untuk mewujudkan pelaksanaan ibadah haji dan umroh di masa pandemi Covid 19.(Khusnul-Fitri/Sua)