Bantuan usaha produktif tingkatkan kesejahteraan warga Rembang

Blora –  Kakankemenag Kabupaten Rembang, M. Fatah berharap, bantuan usaha produktif kepada fakir miskin bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain meningkat, mereka juga diharapkan akan bisa naik status dari mustahiq ke muzakki.

Demikian dipaparkan oleh Kakankemenag ketika diwawancara Rabu (17/3/2021). Fatah mengatakan, bantuan ini merupakan program Baznas Rembang dan UPZ Kemenag Rembang. Bantuan ini ditujukan untuk modal usaha fakir miskin. TUjuannya, agar fakir miskin bisa mempunyai usaha dan bisa mengembangkannya.

Untuk pengembangan usaha ini, Kakankemenag meminta Penyuluh Agama Islam untuk melakukan pendampingan. Termasuk bagaimana cara mengembangkan usaha. “Kita berharap, usaha bisa berkembang dan mereka akan naik statusnya dari mustahiq ke muzakki,” ujar Kakankemenag.

Sebelumnya,  Ketua Umum Baznas Jawa Tengah, KH  Daroji meminta pendistribusian bantuan usaha produktif bagi fakir miskin agar tepat sasaran dan tidak ribet. Hal tersebut ditegaskan oleh KH Daroji pada Senin (15/3/2021) di Rumah Makan Saung Mekarsari, Blora.

Acara tersebut mengagendakan pembekalan sekaligus penyerahan bantuan kepada mustahik produktif wilayah binaan Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kemenag Kabupaten Blora dan Kemenag Kabupaten Rembang.

Turut hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad, Kepala Kemenag Kabupaten Blora, Kepala Kemenag Kabupaten Rembang, Ketua Baznas Blora, Ketua Baznas Rembang.

KH Daroji menandaskan, bantuan harus tepat sasaran. Penerima harus diberikan kemudahan untuk penyaluran bantuan. Beliau mengatakan, bantuan usaha produktif bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan status mustahik fakir miskin dari mustahik menjadi muzakki.

“Dengan bantuan ini, kami harapkan status ekonomi mustahiq menjadi meningkat. Sebab, usahanya akan berkembang. Dan mereka bisa beralih menjadi muzakki,” ujarnya.

Sementara Kakanwil mengatakan, zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh muslim yang telah memenuhi syarat. Menurutnya, manusia hidup berorientasi masa depan. Oleh karena itu, manusia agar  selalu menanamkan kebaikan. “Dengan kebaikan berzakat, maka kita akan menuai kebaikan yang berlipat,” ujar Kakanwil.

Dalam kesempatan ini, Kakanwil juga menyampaikan agar umat muslim bisa menguatkan ukhuwah islamiyah dan menjadi menjadi umat yang wasathan (tengah-tengah). Musta'in menyinggung masalah moderasi beragama dan mengimbau agar menjadikan agama solusi permasalahan kehidupan, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. — iq