Kakankemenag Salatiga Hadiri Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan

Salatiga — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Salatiga menghadiri Pengukuhan Bunda Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) Kecamatan dan Kelurahan di Rumah Dinas Walikota Salatiga, Rabu (3/11)

Pengukuhan yang digelar Bunda Paud tingkat kota dihadiri  Bunda Paud, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto,  Ny. Ida Nurul Farida Haris, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Yuni  Ambarwati, Kepala Kemenag Kota Salatiga, H. Taufiqur Rahman dan Kepala OPD Kota Salatiga.

Pengukuhan Bunda Paud tingkat kecamatan dan kelurahan dikukuhkan oleh Bunda Paud Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto. “Saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Ida Haris yang berkenan menghadiri kegiatan pengukuhan ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD tingkat Kecamatan hingga tingkat Kelurahan yang bersedia mengabdi. Tidak lupa penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendidik, ibu-ibu guru yang dengan sabar mengasuh dan mendidik anak-anak di Salatiga.” Ucapnya.

Ditambahkan oleh Paud Ny.  Titik Kirnaningsih Yuliyanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bunda PAUD sebelumnya yaitu Ny. Ida Nurul Farida Haris yang telah mengemban tugas sebagai Bunda PAUD dengan baik. Ny. Titik juga berpesan agar Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Kelurahan  dapat menerusakan tugas yang diemban dengan baik.

“Bunda PAUD diharapkan dapat berperan dalam pengembangan program pendidikan anak usia dini di Kota Salatiga sekaligus menjadi figure orang tua yang bijaksana demi mewujudkan masa depan anak yang sehat, cerdas, ceria berakhlak mulia dan sejahtera,” kata Titik Kinarningsih

Selanjutnya Titik juga menjelaskan bahwa seluruh layanan dan upaya PAUD haruslah menyentuh dan memenuhi semua aspek perkembangan anak yang meliputi pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan kesejahteraan dan perlindungan anak.

Sebelumnya kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Yuni Ambarwati dalam laporannya menjelaskan tujuan dari pengukuhan Bunda Paud adalah memberikan motivasi bagi Bunda Paud untuk menggerakkan potensi masyarakat agar tercapai satu RW satu PAUD. ” Selanjutnya guna mendorong peningkatan jumlah dan mutu pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Selain itu juga untuk mengupayakan dukungan dan APBD guna peningkatan sarana prasarana layanan dan kesejahteraan pendidik PAUD,” kata Yuni.

Yuni menambahkan, adapun bunda Paud yang dikukuhkan pada saat ini 4 orang Bunda Paud tingkat kecamatan yaitu istri camat atau camat serta 23 Bunda PAUD tingkat kelurahan yaitu ibu lurah atau lurah, dan lembaga Paud di Salatiga ada 210 lembaga” terang Yuni.(Humas/Khusnul-Fitri).