Antrian Capai hampir 30 tahun, Kasubag TU Imbau Masyarakat Segera Daftar Haji

Rembang – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh. Mukson mengimbau masyarakat segera mendaftarkan diri untuk berhaji. Hal ini seiring daftar tunggu yang sudah mencapai hampir 30 tahun.

Mukson meminta kepada Kepala Desa, Para penyuluh dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat luas. “Masa antrian haji saat ini sudah memasuki tahun 2050 atau hampir mencapai hai30 tahun. Kalau bukan sekarang kapan lagi mendaffar? Kalau sudah mampu tidak perlu ditunda, karea semakin ditunda nanti antriannya semakin lama,” ungkap Mukson ketika memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi pendaftaran Haji Reguler yang digelar oleh Seksi PHU Kemenag Rembang pada Kamis, (27/1/2022) di aula PLHUT Kemenag Rembang.

Mukson mengatakan, masyarakat bisa melakukan pendaftaran haji di gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Rembang pada hari Senin –Jumat saat jam kerja. “Per Januari ini, layanan daftar haji sudah bisa dilakukan hingga sore sekitar pukul 15.00 WIB,” imbuh Mukson.

Sementara bagi yang ingin pelayanan satu atap, penyetoran awal biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) senilai Rp25 juta bisa dilakukan di PLHUT juga. “di PLHUT ada loket banknya. Sehingga masyarakat tak perlu riwa-riwi melakukan setoran awal Bipih, cukup satu atap di PLHUT,” ujar Mukson.

Sebagaimana diberitakan, pendaftaran haji kini lebih simpel. Cukup dengan datang ke gedung PLHUT dengan membawa fotokopi KK, KTP dan data pendukung (akta nikah/akta lahir/ijazah). Calon haji tidak perlu lagi membawa foto dan surat kesehatan dari Puskesmas. Namun jemaah haji wajib mengetahui golongan darahnya masing-masing.

“Dengan prosedur pendaftaran haji yang lebih simpel ini, praktis pendaftaran haji cukup dilakukan hanya di PLHUT,” pungkas Mukson. — iq/rf