MTsN 1 Rembang Koleksi 26 Medali Lomba Mapel Online

Rembang – Tambahan koleksi medali mengawali MTsN 1 Rembang dalam meraih prestasi di tahun 2022. Kali ini, peserta didik MTsN 1 Rembang kembali menambah koleksi 61 medali yang didapatkan dari beberapa ajang lomba mata pelajaran  online yang diselenggarakan oleh beberapa pihak penyelenggara lomba mapel online pada 2-7 Januari 2022. 

Dalam ajang PON Siswa, beberapa siswa MTsN 1 Rembang berhasil menorehkan 7 medali. Hal ini semakin menambah deretan prestasi di MTs Negeri 1 Rembang.

Berikut rincian perolehan medali:

1. Bahasa Inggris

    Nike Putri Aruniya / Emas

2. PPKN

    Rochilah lafifauz / perunggu

    Nisa Fadhilah Purnomo / perunggu

    Safinatun Najah / perunggu

3. MTK

    Rochilah lafifauz / perak

    Safinatun najah / perak

4. B. indonesia

    Safinatun Najah / emas

Dalam ajang National Math Competition (NMC) oleh Pekan Kompetisi Nasional, beberapa siswa MTsN 1 Rembang berhasil menorehkan 2 medali. Yakni : 

1. Rochilfah Lafifaus /Matematika / Emas

2. M. Hafidh Saifuddin /Matematika / Perak

Dalam ajang National Mathematics Junior Olympic II 2022, beberapa siswa MTsN 1 Rembang berhasil menorehkan 5 medali. Mereka adalah:

1. Safinatun Najah/emas

2. Zahwa Khairia Nuha/emas

3. Rochilah Lafifauz/Emas

4. Nike Puri Aruniya/Perak

5. Muhammad Hafidh Saifuddin/perak

Dalam ajang National Young Olympic (NYO) 2022, beberapa siswa MTsN 1 Rembang berhasil menorehkan 12 medali. Mereka adalah:

IPA

1. Zahwa Khairia Nuha/emas

2. Rochilah Lafifauz/emas

3. Nisa Fadhilah Purnomo/emas

4. Ayu Malikhatun Niswah/emas

5. Safinatun Najah/emas

IPS

1. Ayu Malikhatun Niswah/emas

2. Zahwa Khairia Nuha/emas

3. Rochilah Lafifauz/emas

4. Nisa Fadhilah Purnomo/emas

5. Safinatun Najah/Emas

6. Mafazatud Daroini/Emas

7. Muhammad Hafidh Saifuddin/Perunggu

Kepala MTsN 1 Rembang, Imam Suyono mengapresiasi prestasi siswa.”Kami sampaikan terima kasih kepada para peserta didik yang telah belajar keras demi tercapainya prestasi. Semoga MTsN 1 Rembang semakin berprestasi,” ucap Imam. (bd/rf)