Raker Bedah Anggaran, Kakankemenag Fokuskan Pesan Ini

Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, M. Fatah meminta pengelola DIPA untuk melaksanakan seluruh program kerja yang sudah direncanakan. Fatah menyampaikan beberapa program yang perlu diperhatikan, Kamis, (6/1) di Rumah Makan Tempuran Blora.

Pertama di Subag Tata Usaha, kepegawaian, kesekretariatan, perencanan, BMN dan kehumasan ditata lebih baik. Sementara di madrasah, ada perubahan prosedur pada pengadaan BOS yang sekarang disalurkan langsung oleh Kemenag RI. “BOS memang sudah ditangani di pusat. Tapi kita harus tetap melakukan pendampingan dalam penyusunan LPJ,” kata Fatah.

Terkait izin operasional madrasah, Fatah meminta agar Seksi Pendidikan Madrasah agar bisa melayani dengan optimal. “Kami juga mendorong IGRA untuk semakin aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik guru maupun siswa,” ujar Fatah.

Di Seksi PD Pontren, Fatah menyebutkan seksi ini masih punya PR yaitu menyelesaikan tugas penguatan moderasi beragama di lembaga keagamaan, baik pesantren, madin dan TPQ. “Jajaran Kementerian Agama harus menyelesaikan program ini hingga tahun 2024. Karena ini menjadi RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional),” terang Fatah.

Di bidang PAIS, Fatah meminta seksi ini untuk menindaklanjuti TPG guru PAI. Selain itu, perlu diadakan optimasi penerapan aplikasi Siaga. Fatah juga meminta Seksi PAIS untuk tetap mengontrol kualitas guru PAI. “Kualitas guru PAI itu merupakan tanggung jawab Kementerian Agama. Meskipun guru PAI ini ber NIPkan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Di Seksi Gara Haji dan Umrah, Fatah meminta staf Gara Hajum untuk menerapkan secara optimal layanan haji yang sekarang sudah berali digital. Seperi tata surat dinas, Tanda Tangan Elektronik, dan pendaftan serta pembatalan haji secara online.

“Ini seperti yang diharapkan Menteri Agama, semua layanan nanti akan berbasis digital, sehingga bisa dikerjakan di manapun dan kapan pun. Koordinasi juga bisa  dilakukan tanpa terhambat ruang dan waktu,” kata Fatah.  — iq/rf