Pengaturan RDM Semester Genap MAN 1 Rembang Telah Rampung

MAN 1 Rembang–  Pengaturan Rapor Digital Madrasah (RDM) semester genap MAN 1  Rembang telah kelar. Pengaturan RDM penting dilakukan sebelum guru meng-input nilai siswa.

Operator RDM MAN 1 Rembang, Sutejo mengatakan, pengaturan RDM paling tidak membutuhkan waktu 3 hari. RDM merupakan penyempurnaan aplikasi serupa sebelumnya yaitu Aplikasi Raport Digital (ARD) yang telah dikembangkan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

“Pengaturan RDM hampir sama dengan ARD, secara umum pengaturan ada 3 bagian mulai dari pengaturan lembaga, pengaturan guru, dan pengaturan siswa. Pengaturan yang membutuhkan waktu agak lama adalah pengaturan guru. Operator RDM harus teliti ketika meng-input jadwal mengajar setiap guru,” ujar Tejo, Sabtu (26/3/2022).

Dari beberapa guru yang diwawancarai, pengisian RDM tidak ada masalah dan lebih mudah dipahami sehingga lebih cepat dalam mengisi nilai siswa. “Format template nilai sudah disusun sesuai jenis kegiatan penilaian yaitu nilai pengetahuan dan keterampilan. Meliputi nilai harian, PAS/PAT, nilai portofolio, nilai proyek, nilai unjuk kerja,” ungkap Endang Susilowati, salah satu guru kimia MAN 1 Rembang.

Wakil kepala bidang kurikulum MAN 1 Rembang, Jliteng Pribadi mengatakan, pengaturan RDM perlu dilakukan lebih awal sebelum guru meng-input nilai siswa. Pengalaman pengisian nilai pada RDM di semester gasal, menjadi hal yang penting saat mengisi nilai di semester genap.

“Kami memastikan para guru tidak mengalami kendala serius ketika pengisian nilai pada RDM,” imbuhnya. 

Teliti

Kepala MAN 1 Rembang, Taufik berpesan,  guru harus hati-hati dan teliti dalam melakukan pengisian RDM, jangan sampai ada kesalahan dalam penulisan nilai. “Apabila telah selesai melakukan pengisian nilai, maka sebaiknya dilakukan pengecekan kembali. Jangan sampai siswa merasa dirugikan,” pesan Taufik.

Taufik menjelaskan, pihaknya berusaha menyelesaikan pengaturan RDM lebih awal setelah pelaksanaan Penilaian Kendali Mutu (PKM) semester genap. Tujuannya untuk mengurangi beban guru.

“Jangan sampai tugas-tugas yang menjadi kewajiban guru menumpuk. Apalagi di bulan Maret ini siswa kelas 12 menghadapi Ujian Madrasah.Dengan demikian beban guru akan terasa lebih ringan,” ungkapnya. – tejo/iq/rf