Kartini dalam perspektif Alquran dan Hadist

Rembang – Tanggal 21 April bangsa Indonesia dan secara khusus kaum perempuan Indonesia mengenang kembali Sang Srikandi Nusantara, Pejuang pembebasan kaum perempuan dan pejuang hak-hak perempuan nusantara.

Kartini disebut sebagai teladan dalam kehidupan sosial masyarakat yang menginspirasi kaum wanita untuk selalu berkembang dan maju.

Hal tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sarang 1, Endang Iswahyuni dalam podcast spesial Ramadan yang digelar pada Kamis (21/4/2022). Podcast ini digelar secara live streaming  melalui akun Youtube Kemenag Rembang news.

Endang mengambil tema. “Perempuan dalam Perspektif Al-qu’an dan Hadist”. Menurut Endang, perempuan dalam padangan islam adalah sejajar dengan laki-laki, baik dari segi ibadah, pendidikan dan lainnya.

“Sebelum Islam lahir, perempuan adalah makhluk yang direndahkan derajatnya. Baik oleh kaum Arab Jahiliyah, bahkan di Eropa, wanita hanya dianggap sebagai pemuas nafsu. Lantas ketika Islam datang, Allah sangat memuliakan kedudukan perempuan, baik dari segi ibadah, ketakwaan, dan lainnya,” ungkap Endang.

Endang juga mengungkapkan, perempuan adalah makhluk yang diberikan banyak kelebihan. Termask dalam kehidupan sosial. Perempuan dalam perspektif makhluk sosial bisa berkiprah di masyarakat dengan mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, ekonomi, dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut lagi ia mengatakan, Kartini saat ini harus bisa menjadikan RA Kartini sebagai inspirasi untuk mengembangkan diri. “Emansipasi Kartini dijadikan sebagai pendobrak kebodohan-kebodohan pada masanya. Wanita-wanita harus belajar untuk menciptakan kartini masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Endang berharap, Kartini masa kini tidak terpengaruh adanya hal-hal buruk yang ada di masyarakat, seperti narkoba dan yang lainnya. “Semoga perempuan Indonesia selalu dalam lindungan Allah, kuat iman dan tetap semangat dalam mengabdi untuk bangsa dan agama,” imbuhnya. — iq/rf