MTsN  2 Rembang Dipercaya sebagai Penyalur Zakat

Rembang – Kegiatan sosial pembagian zakat fitrah yang dilakukan MTs Negeri 2 Rembang di beberapa desa ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Hal ini di luar perkiraan sebelumnya.  Seperti di Desa Candimulyo Kecamatan Sedan.Kedatangan panitia zakat MTs Negeri 2 Rembang pada Sabtu (23/4/2022) sudah dinanti-nanti oleh masyarakat desa setempat. 

Kepala MTs Negeri 2 Rembang, M. Yunus Anis yang didampingi oleh Kepala Tata Usaha dan beberapa guru mengungkapkan kebahagiaannya saat melihat masyarakat begitu antusias dalam menerima kedatangan rombongan MTs Negeri 2 Rembang. “Kegiatan yang melibatkan para siswa secara langsung ini, dengan sambutan yang luar biasa dari masyarakat memberi pelajaran berharga dan bermakna. Para siswa dapat berinteraksi secara luas dengan masyarakat,” kata Yunus Anis.

Dengan sabar, masyarakat menanti di serambi Masjid Besar Desa Candimulyo sebagai tempat kegiatan pembagian zakat fitrah.  Suasana bahagia dan haru penuh kekeluargaan saat menyambut rombongan Panitia Zakat  MTs Negeri 2 Rembang.

Melihat situasi demikian, panitia zakat MTs Negeri 2 Rembang tetap sigap untuk tetap menjaga protokol kesehatan.  Sehono salah satu dari guru madrasah segera membagikan masker yang telah dipersiapkan sebelumnya kepada masyarakat yang tidak memakai masker. “Walaupun tidak seheboh saat awal covid, namun kami tetap harus menjaga protokol kesehatan, bukan berarti kami merusak suasana hangat namun justru ini sebagai bentuk perlindungan bagi kami dan masyarakat,” ujar Sehono.

Ahmad Zaenuri, selaku Kepala Desa Candimulyo, dalam sambutannya menyampaikan secara tidak langsung kegiatan semacam ini membentuk jalinan kekeluargaan antara pihak MTs Negeri 2 Rembang dengan warga desa Candimulyo.

Zaenuri mengisahkan, secara turun temurun banyak generasi desa Candimulyo yang merupakan lulusan dari MTs Negeri 2 Rembang, sejak masih filial hingga menjadi MTs Negeri Pamotan dan berubah menjadi MTs Negeri 2 Rembang.

Zaenuri menyampaikan dukungannya untuk tahun-tahun kedepan kegiatan zakat fitrah ini bisa lebih di tingkatkan. “Saya minta untuk tahun depan jauh hari sebelumnya kami diberi informasi, bukan hanya  zakat dari  siswa, guru dan karyawan saja tetapi zakat dari warga. Zakat akan kami serahkan ke madrasah untuk didistribusikan dan di bagi. Setidaknya jumlah zakat yang dibagi madrasah akan menjadi lebih banyak dan lebih menjangkau daerah lain,” kata Zaenuri dengan penuh harap dan semangat.(Wient/iq/rf).