Jemaah Haji Mulai Bisa Sesuaikan Diri dengan Cuaca Madinah

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Madinah — Setelah empat hari berada di kota Madinah, jamaah Rembang mulai terbiasa dengan cuaca yang panas. Adaptasi diri tersebut mengakibatkan kondisi kesehatan para jamaah sudah semakin baik.

Petugas haji kloter 9, Ahmad Fahimi menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/6/2022).
“Sudah tidak ada lagi yang mengeluh terkena heat stroke. Jamaah juga sudah terbiasa keluar dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APA) lengkap, mulai dari payung masker kacamata hitam serta semprotan air, ” jelas Fahimi.

Sementara agenda untuk Selasa 14 Juni ini, jemaah Kabupaten Rembang tidak ada agenda khusus. Kebanyakan jamaah asal Rembang baik dari SOC kloter 9 maupun 10 menghabiskan waktu untuk berkeliling di sekitar masjid Nabawi terutama di sore hari atau di pagi hari.


Fahimi mengimbau kepada jemaah untuk berhati-hati ketika berbelanja atau berjalan-jalan sekitar Masjid Nabawi, dengan barang bawaan. “Kami imbau jemaah haji untuk selalu berhati-hati karena masih terjadi barang bawaan terutama tas paspor jamaah kloter 09 yang tertinggal, ” kata Fahimi.

Fahimi mengatakan, tim PPIH sektor 3 maupun deker Madinah tanggap terhadap barter jamaah yang tertinggal. “Barang-barang yang tertinggal tersebut bisa dengan cepat dikembalikan kepada pemilik,” pungkas Fahimi.

Fahimi melaporkan, jemaah haji kini tengah menunggu izin tasrikh dari Pemerintah Arab Saudi untuk berziarah ke Raudhah secara berombongan. “Sedangkan bagi mereka yang ingin masuk secara sendiri-sendiri pemerintah Arab Saudi memberlakukan izin melalui aplikasi eatemarna. Bagi jamaah yang berasal dari kampung yang berpendidikan pas-pasan tentu saja sulit untuk bisa mengakses aplikasi eatamarna,” kata Fahimi.


Menyikapi hal tersebut, Fahimi menyarankan agar jamaah haji kloter 9 asal Kudus dan Rembang bersabar. “Setelah berkoordinasi dengan Dakar dan sektor, diperoleh informasi bahwa izin tasrih dikeluarkan bagi jamaah haji yang akan meninggalkan kota Madinah. Sedangkan kloter 09 SOC direncanakan baru meninggalkan kota Madinah Sabtu besok. “Izin tasrikh belum bisa dikeluarkan dalam hari ini, kemungkinan Kamis atau Jumat. Tapi semoga besok bisa keluar,” pungkas Fahimi. — Fahimi/iq/rf