Pemalang (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, melakukan pemantauan langsung (monitoring) pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 di sejumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada Selasa (28/4/2026).
Kunjungan ini merupakan langkah nyata dalam memastikan seluruh tahapan evaluasi akademik berjalan sesuai pedoman teknis guna menjaga akuntabilitas pendidikan di lingkungan madrasah.
Didampingi tim pemantau, Saiful Mujab mengunjungi empat lokasi di wilayah Pemalang, yakni MI Az Zahro Sungapan, MI Dewi Masyithoh 01 Banyumudal, MI Dewi Masyithoh 02 Banyumudal, dan MI Muhammadiyah Banyumudal. Pemantauan ini difokuskan pada kesiapan sarana prasarana, kesiapan sumber daya manusia, hingga sistem pengelolaan hasil tes yang dilakukan secara sistematis.
Dalam arahannya di sela-sela peninjauan, Saiful Mujab menekankan bahwa TKA dan AN bukan sekadar instrumen pengukur kompetensi akademik siswa, melainkan sarana penting dalam pemetaan mutu pendidikan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan di masa depan.
“Kegiatan pemantauan ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan TKA dan AN berjalan dengan prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan yang paling utama adalah integritas. Kita ingin melihat kesesuaian di lapangan dengan pedoman yang ada, sekaligus mengidentifikasi kendala apa saja yang dihadapi madrasah agar segera bisa kita berikan solusi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakanwil menjelaskan bahwa data yang dihimpun secara langsung akan menjadi modal utama untuk menyusun rekomendasi perbaikan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan. Hasil dari pemantauan ini nantinya juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi komprehensif untuk peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan di Jawa Tengah.
Melalui pengawasan ketat seperti ini, Kemenag Jateng berkomitmen untuk terus meningkatkan standar mutu madrasah sekaligus memastikan hasil evaluasi benar-benar mencerminkan kompetensi siswa secara jujur.









