081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kemenag Jateng Masuk 112 Besar Nasional, Siap Sabet Predikat Wilayah Bebas Korupsi!

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil lolos dalam tahap penilaian pendahuluan Zona Integritas (ZI). Capaian ini menempatkan Kanwil Jateng sebagai salah satu dari 112 Satuan Kerja (Satker) terpilih di lingkungan Kementerian Agama yang melaju ke tahap penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat Jenderal Kemenag RI.

Sebagai langkah pemantapan, jajaran pimpinan dan tim kerja ZI Kanwil Kemenag Jateng mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Pembangunan ZI yang dilaksanakan pada Selasa, (14/4/2026). Kegiatan yang berpusat di Jakarta ini diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Pimpinan Lt.2 Kanwil Jateng.

Inspektur Jenderal Kemenag RI, Khairunas, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada 112 satker yang berhasil lolos penilaian awal. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar layanan publik.

“Bapak dan Ibu yang hadir adalah satker terbaik yang sudah lolos penilaian dan proses seleksi dari Eselon I. Ada 112 satker yang diusulkan berdasarkan hasil seleksi dan penilaian pendahuluan ini. Namun, jangan berpuas diri, karena target besar kita adalah lolos hingga ke penilaian Tim Penilai Nasional (TPN),” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa esensi dari Zona Integritas adalah perubahan perilaku kerja yang nyata. “Pembangunan zona integritas adalah jantung dari tata kelola birokrasi. Komitmen integritas harus menjadi nilai yang hidup dalam proses kerja dan pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya sekadar dokumen,” tambahnya.

Menanggapi tantangan tersebut, Kanwil Kemenag Jateng telah menyiapkan berbagai strategi dan persiapan matang. Ketua Tim Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kanwil Kemenag Jateng, Durrotun Nafisah, menjelaskan bahwa persiapan mencakup pemenuhan seluruh komponen pengungkit dan hasil penilaian.

“Kami fokus pada pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang akurat serta penyiapan bukti pendukung (evidence) yang kuat. Kami juga telah memastikan hasil survei pelayanan publik dan survei persepsi anti-korupsi tahun 2025 tersedia dengan baik, termasuk penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan dari BPK maupun Inspektorat,” urainya.

Selain sisi administratif, Kanwil Jateng mengandalkan inovasi pelayanan seperti program Collaboration and Tolerance Center (CTC) dan Merah Marun (Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun). Kinerja organisasi juga menunjukkan tren sangat baik dengan capaian mencapai 104 persen pada aplikasi SIPKA, didukung predikat SAKIP “BB” (Sangat Baik) yang terus dipertahankan.

Dengan semangat “One Year, One Kanwil, One WBK!” , Kanwil Kemenag Jateng optimis dapat melewati fase penilaian TPI dengan hasil memuaskan dan terus melaju hingga meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tingkat nasional.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print