PAJERO, Sambut Datangnya Bulan Suci

Klaten – Menjelang datangnya bulan suci romadhon tahun 1438 H. Badko TPQ Kecamatan Juwiring Klaten mengadakan Pawai Jelang Romadhon (PAJERO) dengan sekitar 800 peserta dari TPQ se Kecamatan Juwiring. Dengan mengambil start dan finish dipusatkan di lapangan Akbar Bulurejo dengan rute melewati seluruh desa di Kecamatan Juwiring, Minggu (21/5).

Pajero ini dilepas oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Juwiring Zainal Abidin yang berkesempatan hadir untuk memberikan semangat kepada peserta pawai.

Zainal Abidin mengatakan, Kantor Kementerian Agama memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pawai ini. Anak-anak TPQ sebagai generasi penerus bangsa yang terus dipupuk nilai keIslamannya.

“Kegiatan ini sangat positif dan terus ditingkatkan, menjadi agenda rutin tahunan karena sebagai wahana yang sangat kreatif untuk menyambut bulan suci Romadhon tahun ini, agar saling mengingatkan untuk bersiap-siap diri”, tutur Zainal.

Menjadi sarana menyambung tali silaturahmi maupun ukhuwah islamiyah antar umat muslim serta untuk memberi motivasi/penyemangat bagi para peserta untuk menyambut datangnya bulan romadhon.

Selain itu, untuk membangun spiritualitas, agar masyarakat dalam menyambut puasa romadhon tergerak untuk lebih meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah SWT.

“Tak kalah penting juga  membangun rasa sosial, dimana melalui kegiatan pawai terjalin rasa solidaritas, kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama, serta membangun kultur atau budaya, agar kita terbiasa setiap menjelang bulan Romadhon diawali dengan menggemakan syiar Islam”, jelas Zainal.

Zainal menambahkan, kegiatan ini juga untuk menyemangati kita semua, agar masyarakat Islam bersatu dan kompak dalam kegiatan syiar Islam. Juga membangun toleransi dengan penganut agama lain. Harapanya selama puasa Romadhon ini aman dan kondusif, dan saling menghargai.

Hal senada juga disampaikan oleh Tina, yang merupakan salah satu peserta Pajero. “Seneng banget bisa ikut pawai ini, bisa keliling desa bersama teman-teman naik mobil dan kereta mini sambil  bershalawatan sepanjang jalan semoga tahun depan ada lagi,” katanya.(di_aj/wul)