Pekalongan (Humas) – MAN Insan Cendekia Pekalongan kembali mencatatkan pencapaian luar biasa dalam kompetisi sains bergengsi di tingkat nasional. Sebanyak Sembilan siswa berhasil lolos ke babak final Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 setelah melalui proses seleksi ketat di semifinal nasional. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kompetisi OSN 2025 tingkat SMA/MA/SMK sederajat sukses digelar pada tanggal 11 September 2025, dengan partisipasi lebih dari 900 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari total peserta yang berkompetisi, hanya 540 peserta terbaik yang berhasil melaju ke babak final, sesuai hasil pengumuman resmi dengan nomor 0827/J7.1/PN.00/2025.
Kakanwil Kemenag Prov. Jateng Saiful Mujab menyampaikan apresiasi atas keberhasilan siswa MAN IC Pekalongan meraih tiket final pada ajang OSN 2025.
“Kita bersyukur, karena sebanyak 9 peserta didik MAN IC Pekalongan menjadi Finalis OSN-Tingkat Nasional. Untuk anak-anakku dan semua pendamping, tetap semangat berjuang untuk meraih prestasi yang akan menjadi kebanggaan lembaga pendidikanmu, mewakili Jawa Tengah untuk Indonesia,” ucap Saiful Mujab
Kakanwil berpesan, MAN IC Pekalongan bisa mempertahankan dan meningkatkan kembali prestasi serta menghidupan tradisi sebagai peraih medali emas pada OSN.
Delegasi MAN Insan Cendekia Pekalongan yang berhasil menembus final adalah:
Bidang Kimia
Ghaisan Satya Abbiyyu
Bidang Matematika
Kenneth Winata Agusta
Bidang Informatika
Ahmad Ibrahim
Muhammad Hamdan Rifa’i
Bidang Ekonomi
Ivan Ardian Maulana Wijaya
Amelia Azarine
Bidang Kebumian
Mayla Ziyanun Nasikha
Bidang Geografi
Grawira Achmad Suranatadhyaksa
Said Taftazani
Kepala MAN IC Pekalongan, Khoirul Anam, merasa bangga dan syukur atas keberhasilan peserta didiknya.
“Selamat dan sukses kepada seluruh peserta didik MAN Insan Cendekia Pekalongan yang berhasil melaju ke tahap final OSN 2025. Teruslah berjuang dengan rendah hati, disiplin, dan semangat tinggi. Semoga membawa pulang prestasi terbaik untuk madrasah dan bangsa,” ungkapnya.
Grawira, salah satu finalis menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Alhamdulillah, ini berkat doa dan dukungan dari guru, orang tua, dan teman-teman. Semoga di tahap final nanti kami bisa memberikan hasil terbaik.”
Tahap Final OSN 2025 dijadwalkan berlangsung pada 6 s.d. 12 Oktober 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur. Para finalis akan kembali berkompetisi untuk memperebutkan medali emas, perak, maupun perunggu dalam bidang sains masing-masing.(Sua)









