Kakankemenag Harap FKUB Sragen Libatkan Generasi Muda Dalam Program Kerukunan Beragama

Sragen – Teori kepakan sayap kupu-kupu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen saat memberikan pengarahan kepada pengurus FKUB yang mengadakan audiensi di gedung PLHUT Sragen, Selasa (26/01). Teori yang dikemukakan Edward Norton Lorenz ini merujuk pada sebuah pemikiran bahwa kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil secara teori dapat menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian.

“Melihat gerak FKUB Sragen, saya teringat teori kepakan kupu-kupu atau butterfly effect, gerak FKUB yang mungkin kecil namun dampaknya terasa demikian besar. Keharmonisan kehidupan beragama di Sragen itu salah satu dampaknya, sehingga memperoleh harmony award dari Menteri Agama, dan saya harap agar lebih meningkatFKUB hendaknya juga melibatkan generasi muda untuk terlibat aktif dalam kerukunan beragama,” ujar Kakankemenag.

Lebih lanjut H. Hanif Hanani mengucapkan apresiasi FKUB Sragen yang telah menjadi mitra baik bagi Kankemenag. “ Kinerja baik FKUB Sragen telah membantu kami sekitar 30 persen. Karena penilaian kepada Kemenag juga melihat kehidupan keagamaannya”.

Kepada pengurus FKUB, Kakankemenag juga mengingatkan untuk terus mengembangkan tiga hal yakni pembenahan manajemen, moderasi beragama dan persaudaraan.

Sementara itu Ketua FKUB Sragen, H. Mustaqim juga menyampaikan terimakasih kepada Kakankemenag Sragen dan segenap jajarannya yang telah menjalin kerjasamanya dengan baik sehingga kinerjanya diberi penghargaan oleh Menteri Agama.

“Tahun 2020 telah kita lalui dengan penghargaan harmony award, prestasi yang membanggakan. Banyak program FKUB yang telah dilaksanakan selama tahun 2020. Pembinaan, dialog dan berbagai kegiatan sosial termasuk penanggulangan covid yang melibatkan tokoh agama dan masyarakat di Sragen yang mampu membuat keharmonisan masyarakat,” kata H. Mustaqim.

“Salah satu keunggulan kami adalah dibentuk Bina Wilayah (Binwil) di tingkat eks kawedanan, sehingga pembinaan semakin dekat ke masyarakat. Selain itu kita juga telah mulai menghadirkan ibu-ibu pengurus FKUB untuk turut serta dalam penyuksesan program, sehingga kita harapkan program FKUB di tahun 2021 semakin baik” ujarnya dengan mantap.

Seusai audiensi, kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyampaian harmony award dari Menteri Agama untuk dapat disimpan di Kankemenag Sragen. (ira/qq)