Kasubbag TU : Sembelihan Halal Adalah Kebutuhan Utama Masyarakat

Sragen – Islam punya tata cara yang sangat kasih dan sayang kepada hewan, baik ketika masih hidup maupun disaat akan menyembelih. Berbagai bentuk penyiksaan sebelum menyembelih jelas dilarang, seperti menggelonggong, membuat pingsan maupun memukulnya atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan syari’at Islam dilarang. 

Jaminan atas produk halal merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen  bersama Juleha cabang sragen dan YBM PLN kegiatan mengadakan pembinaan dan pelatihan ketrampilan tentang cara penyembelihan halal menurut syariat Islam.  Kegiatan dilaksanakan di aula 2 setempat dengan peserta 65 orang  jagal unggas di Sragen, Rabu (17/02).

Kasubbag TU Kankemenag Sragen yang hadir mewakili Kankemenag Kab. Sragen saat memberikan pengarahan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi penyuluh agama tersebut. Khumaidin juga mengharapkan agar kegiatan semacam ini bisa menjadi program kegiatan penyuluh agama yang rutin dilaksanakan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali karena hewan yang disembelih sesuai syari’at islam akan memberi rasa aman bagi masyarakat. Selain itu makanan yang halal akan mempengaruhi tindakan kita dalam kehidupan,” pesan Kakankemenag.

“Kami juga berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi program rutin penyuluh, sehingga bisa mencetak para penyembelih yang paham syariat,” tambahnya.

Sementara itu ketua panitia kegiatan, Dwidayat mengungkapkan bahwa kegiatan ini selain memberikan pelatihan penyembelihan halal juga mengenalkan organisasi Juru Sembelih Halal yang anggotanya kebanyakan penyuluh Agama Islam.

“Pelatihan ini penting dilakukan karena kami melihat di lapangan khususnya pasar di kota Sragen, masih ada jagal ayam/unggas yang kurang memperhatikan aturan syar'i dalam menyembelihnya, sehingga dapat mengakibatkan hewan yang disembelih diragukan untuk dikonsumsi masyarakat muslim,” ujar Dwidayat yang merupakan penyuluh Agama Islam PNS wilayah Kota Sragen.

“Pelatihan ini juga sebagaai perkenalan organisasi yang kami sebut Juleha, Juru Sembelih Halal. Juleha cabang Sragen baru saja berdiri bulan Maret ini, dan pengurusnya kebanyakan kami para penyuluh agama,” pungkasnya (ira/ren/qq)