Studi Banding ZI ke Purbalingga, Soft Skill Masih Perlu Dibenahi

Purworejo – Tim Zona Integritas (ZI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo berkunjung ke Kankemenag Kabupaten Purbalingga pada Kamis (25/11/2021). Tujuan lawatan kali ini utamanya adalah lesson learnt (studi banding) ke salah satu satker yang memiliki nilai terbaik dalam piloting Wilayah Bebas dari Korupsi tahun 2021.

Menurut Kakankemenag Purbalingga, Karsono, tujuan utama dari pembangunan ZI adalah peningkatan layanan. Untuk itu, kantor wajib dibenahi baik secara fisik maupun mekanisme pelayanannya. “Kantor memang dibuat nyaman baik fisik maupun batin karena selain di rumah, waktu kita habis untuk melaksanakan tugas di kantor. Artinya, bukan hanya pembangunan fisik yang kita kejar namun juga pemberantasan gratifikasi, KKN, dan pungli benar-benar kita laksanakan agar menghadirkan rasa nyaman untuk semua pegawai,” papar Karsono. “Peran PTSP harus maksimal. Pelayanan kepada masyarakat seluruhnya ada di PTSP,” lanjutnya.

Tim ZI Kemenag Purworejo berkesempatan meninjau seluruh area di Kemenag Purbalingga mulai dari PTSP, lobi, hingga ke ruang-ruang Seksi dan Gara. Kakankemenag Purworejo, Fatchur Rochman yang memimpin langsung rombongan tampak terkesan dengan pembangunan ZI yang telah dilakukan oleh Kemenag Purbalingga tersebut. “Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari sini. Mohon ijin kepada Pak Kakan Purbalingga untuk nanti kita tiru beberapa hal tersebut sesuai pesan Pak Kakanwil untuk melakukan duplikasi dengan cara ATM. Amati, Tiru, dan Modifikasi. Semoga Kemenag Purworejo dapat menyusul sukses Kemenag Purbalingga dalam penilaian WBK tahun 2022 yang akan datang, sekaligus tercapainya peningkatan layanan kepada masyarakat,” tutur Fatchur Rochman.

Ketua ZI Kemenag Purworejo, Harwal Masyhuda, yang turut serta dalam rombongan memberikan penilaiannya. “Kemenag Purbalingga ini kenapa bisa sukses membangun Zona Integritas utamanya adalah kebersamaan dan tanggung jawab dari seluruh pegawai. Kemenag Purbalingga berhasil membuktikan bahwa kekompakan, kebersamaan, dan komitmen membawa hasil terbaik. Soft skill inilah yang perlu kita adopsi untuk membangun ZI di Purworejo. Kita tingkatkan komitmen dan kebersamaan Kemenag Purworejo agar hasil terbaik bisa kita raih,” tekadnya. (sgy/bd)