Ahmad Muhtadi, Tanamkan Mental Juara pada Anak Didik Kita

Demak – Tanamkan mental juara pada anak didik kita. Demikian salah satu kalimat yang sering kali Kepala Kemenag Demak ucapkan setiap kali memberikan sambutan dan pengarahan dalam kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Termasuk penilaian di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Muhariyyah Desa Krandon, Kecamatan Guntur, Rabu (23/03/2022).

Kegiatan PKKM masih berlanjut. Memasuki minggu ke empat ini, yang mendapat giliran dinilai adalah para kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs). Sebagaimana pada saat penilaian di jenjang MI, pada jenjang MTs ini pun tim penilai terbagi menjadi tiga kelompok. Yang mana di masing-masing kelompok diketuai oleh Kepala kantor, Kasubbag TU, dan Kasi Pendidikan Madrasah serta beranggotan 2 orang pengawas.

Dan Rabu kemarin, (22/03), disela-sela kesibukannya mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) secara daring, Kepala Kemenag Demak, Ahmad Muhtadi, mendapat tugas melaksanakan penilaian kinerja kepala madrasah di MTs Al Muhariyyah Desa Krandon, Kecamatan Guntur. Ia didampingi oleh dua orang pengawas, yaitu Kholil dan M. Sofyan.

Saat seremonial pembukaan, Ahmad Muhtadi memberikan sambutan dan pengarahan. Dalam momen itu Ia memotivasi kepada para guru, terutama kepala madrasah, untuk selalu meningkatkan kompetensinya.

“Bagi guru-guru yang masih S1 dipersilahkan ditingkatkan jenjang pendidikannya ke S2 dan seterusnya,” ucapnya.

Ia mencontohkan dirinya, di usianya yang sudah setengah abad lebih, saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa S3 pada salah satu universitas di Surakarta.

Selain itu, acara yang juga dihadiri ketua yayasan serta ketua komite madrasah, Ahmad Muhtadi mendorong guru-guru agar selalu meng upgrade ilmu dan pengalamannya. Misalnya dengan mengikuti pelatihan, diklat ataupun lomba-lomba.

“Kalau ada lomba, silahkan ikuti. Jangan berfikir menang atau kalah. Maju dulu, kalah tak menjadi soal yang penting punya keberanian dan pengalaman,” dorongnya.

Tak hanya itu, di setiap momen PKKM ia juga selalu menghimbau kepada para guru agar menanamkan semangat juara kepada anak didiknya. Menurutnya penanaman semangat ini penting. Mengingat kehidupan anak didik kita ke depan akan dihadapkan pada berbagai macam tantangan dan persaingan hidup yang ketat.

“Kalau tidak kita tanamkan semangat juara sejak dini, tak ayal mereka akan tersingkir dari percaturan hidup yang sarat dengan persaingan ini,”ucapnya mengingatkan.

Sebagai informasi, MTs Al-Muhariyyah sendiri adalah satu diantara 11 MTs yang ada di Kecamatan Guntur. Saat ini dikepalai oleh Muhammad Irham yang dibantu oleh 27 guru dan 3 tenaga kependidikan. Sebagai sebuah madrasah yang baru meluluskan siswanya sebanyak 6 kali, tentu masih banyak yang harus dibenahi baik dari segi sarana-prasarana maupun manajemennya.(msr/rf).