
Kota Pekalongan (Humas) – Pelayanan KUA kepada masyarakat terus menjadi prioritas utama, bahkan di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pasca Hari Raya Idulfitri. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kota Pekalongan memastikan bahwa pelayanan KUA, khususnya dalam pencatatan pernikahan, tetap berjalan maksimal tanpa mengurangi kualitas layanan.
Momentum bulan Syawal yang identik dengan meningkatnya angka pernikahan turut dirasakan di Kota Pekalongan. Tingginya animo masyarakat untuk melangsungkan akad nikah menjadi perhatian serius jajaran KUA. Menyikapi hal tersebut, pelayanan KUA tetap dioptimalkan agar setiap proses pernikahan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan akad nikah tetap mengedepankan pemenuhan rukun dan syarat sah pernikahan, serta berpedoman pada regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Para penghulu dan petugas KUA tetap hadir memberikan pendampingan, memastikan setiap pasangan memperoleh pelayanan KUA yang profesional di momen sakral mereka.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Abdul Wahab, menegaskan bahwa pelayanan KUA merupakan bentuk tanggung jawab yang harus terus dijaga. Ia menyampaikan bahwa meskipun masih dalam suasana Idulfitri, jajaran KUA tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pencatatan pernikahan, sebagai wujud kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan umat.
Selain pelayanan tatap muka, inovasi juga terus dikembangkan melalui digitalisasi. Masyarakat kini dapat memanfaatkan layanan berbasis online melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). Melalui platform ini, proses pendaftaran hingga akses informasi pernikahan dapat dilakukan secara lebih praktis dan transparan.
Transformasi digital ini menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan KUA. Dengan memadukan layanan langsung dan digital, KUA di Kota Pekalongan berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui berbagai upaya tersebut, pelayanan KUA di Kota Pekalongan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keagamaan yang profesional dan berintegritas.









