Kemenag dan Polres Rembang Berkolaborasi Buat Film Pendek Moderasi Beragama

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Rembang – Kolaborasi Polres, Kemenag dan Pokdar Kamtibmas Kabupaten Rembang dalam pembuatan film pendek tema moderasi beragama telah melaksanakan syuting terkahir, di desa Selopuro Kecamatan Lasem, Jum’at malam, 10/6/2023.

Kabag SDM Polres Rembang Kompol A. Tyas Widya Aryani, yang ikut menyaksikan langsung merasa bahagia dan bersyukur atas kebersamaan untuk sebuah film pendek ini. Dari proses awal pertemuan di Kemenag Rembang sampai syuting terakhir malam ini.

Perempuan alumni Akpol tahun 2009 juga mengapresiasi para pemeran film, baik dari Polres Rembang, Kemenag dan Kelompok Sadar Keamanan & Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kabupaten Rembang.

“Atas nama pimpinan Polres Rembang, saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemeran, utamanya bapak Suyatman Hakim sebagai sutradara,” ungkapnya seusai syuting.

Ia berharap, kedepan akan semakin lebih baik lagi dalam pembuatan film berikutnya. “Ini awal yang baik, InsyaAllah nanti dalam waktu dekat kita berkolaborasi dalam film berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu Suyatman Hakim sebagai sutradara film, merasa senang atas film ini, karena bisa mewakili dari Kemenag Rembang. “Ini kerjasama yang baik dan sangat kompak. Saya ikut bangga bisa mewakili institusi Kemenag Rembang dan menjadi sutradara film,” jelas Penyuluh Agama kelahiran 1970 yang punya hobby nulis puisi.

 

Lanjutnya, pembuatan film ini di awali oleh Kapolres Rembang AKBP Suryadi, saat menghadiri acara halal bihalal di Aula Kemenag Rembang. Dari sinilah tercipta kolaborasi dan kerjasama pembuatan film pendek.

Di tempat terpisah, ketua Pokdarkamtibmas Kabupaten Rembang, Rachmad Hidayat mengatakan turut gembira, pembuatan film sudah syuting terakhir. Menurut Rahmat, ini film edukasi untuk masyarakat utamanya di kabupaten Rembang. “Film ini untuk mengedukasi masyarakat luas, akan pentingnya toleransi dan moderasi beragama, agar tercipta kebersamaan yang harmoni di tengah-tengah masyarakat yang beragam,” ucapnya singkat.(iq/rf)