MI Hidayatus Shibyan Cairkan PIP Sistem Mandiri

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Rembang – 31 Siswa MI Hidayatus Shibyan Karangasem, Sedan didampingi oleh orang tuanya melakukan proses pencairan dana bansos PIP di bank BRI unit Sedan (30/05/22).

Abdul Basith, selaku operator madrasah dibantu oleh satu guru, Ahmad Musthofa mengkoordinir bansos ini. Sesaat terbitnya surat Kakanwil Kemenag Jateng tentang pencairan bansos PIP MI tahap 1 tahun anggaran 2022, Basith melakukan koordinasi langsung dengan bank penyalur.
“Hal tersebut, kami lakukan tidak lain untuk mengetahui ketentuan terbaru yang berlaku, agar nantinya enak menginformasikan ke penerima”, kata Basith.

Selain itu, MI Karangasem dijadwalkan pencairan pada tanggal 30 Mei 2022.

Musthofa mengatakan, kebijakan bank penyalur tahun ini berbeda dari sebelumnya, dari kolektif menjadi mandiri. Langkah awal yang dilakukan segera menghubungi orang tua siswa penerima via chat pribadi WA untuk hadir ke madrasah pada Sabtu (28/05/22) sebelum pukul 09.00 WIB.

Basith mengatakan, orang tua siswa sudah diberikan penjelasan dan arahan terkait alur pencairan serta persyaratan yang harus disiapkan. “Penerima menyiapkan buku tabungan simpel, KK asli dan foto kopinya, serta KTP asli dan foto kopinya,” terang Musthofa.

Tidak berhenti disitu saja, Basith dan Mustofa melakukan pendampingan selama proses pencairan. “Alhamdulillah, pencairan lancar tidak ada kendala, di bank unit antrian panjang sebagian kami ajak di BRI teras Gandrirojo,” pungkasnya.

Semua siswa dan orang tua penerima bahagia, serta berharap program ini terus berlanjut. Orang tua David Zainal Asyikin 4A mengaku,PIP ini sangat membantu untuk tambahan kebutuhan sekolah. “Saya akan tabung uang ini untuk keperluan anak saya menjelang kenaikan kelas nanti,” sahut orang tua Muhammad Miftahul Mafalih kelas 2B.

Ungkapan sama juga disampaikan ibu dari Wafiqul Ilham kelas 6A. “Bantuan ini sangat bermanfaat bisa dipakai untuk membeli perlengkapan sekolah, karena sebentar lagi anak saya juga akan memasuki jenjang menengah pertama,” ujarnya. –iq/rf