MTs Negeri 1 Sragen Sukses Adakan Gelar Karya P5P2RA

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Sragen – MTsN 1 Sragen mengadakan kegiatan Gelar Karya P5P2RA dan Pentas Seni di halaman madrasah. Gelar Karya P5P2RA merupakan kegiatan penutup akhir tahun pelajaran yang diberikan para siswa yang telah berhasil menyelesaikan proyek atau karya nyata, seperti penelitian, pengembangan produk, proyek sosial, atau seni, sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan diadakan di lingkungan madrasah, Sabtu, (24/06).

Sebagai satu-satunya madrasah yang menerapkan kurikulum merdeka di Kabupaten Sragen di Tahun 2023, MTs Negeri 1 Sragen mengangkat tiga tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin yaitu : Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal dan Kewirausahaan. Tema-tema tersebut dilaksanakan secara Intrakurikuler artinya kegiatan tersebut terintegrasi dengan proses pembelajaran di kelas.

Beberapa karya yang telah dibuat dan yang dipamerkan oleh para siswa adalah: Batik Jumput, Poster Cinta Alam, Gelang Manik-Manik, Tempat Tisu, Bingkai Foto, Celengan,  Gantungan Kunci, Sandal Ukir, Miniatur Bonsai Keripik Pepaya Muda, Keripik Kelapa Muda, Keripik Gedebog, Lampion Bambu, Rak Pot, dan  Rak Sepatu.

Selain beberapa karya diatas, dalam gelar karya ini juga ditampilkan beberapa telenta siswa seperti Penampilan Rebana Tim Hadrah Ahbabul Musthafa, Tari Nusantara, Tari Manuk Dadali, Tari Wonderland, Mocopat Jawa,  Karate, Menyanyi dan Tahfidz.

“Saya merasa bangga dan senang karena para siswa telah menuntaskan proses pembelajaran selama satu tahun dan mangaplikasikan tema-tema P5P2RA,” tutur Nur Kayat, Kepala MTs Negeri 1 Sragen. Ia juga berterimakasih kepada  seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatan gelar karya ini dan semoga tahun depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih meriah.

Kami berharap implementasi kurikulum merdeka di MTs Negeri 1 Sragen tidak hanya berhenti sampai pada kegiatan gelar karya, namun kami berharap kepada civitas akademika MTs Negeri 1 Sragen untuk dapat mengembangkan kurikulum merdeka pada tahun ajaran 2023/2024 Nur Kayat menambahkan.(Jahid/Sua)