Cilacap (Humas) – Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori, menyampaikan harapannya agar Lembaga Amil Zakat (LAZ) mampu menjadi “tentara zakat” yang berperan menjaga kesucian harta umat Islam. Hal itu disampaikannya saat memimpin verifikasi lapangan pengajuan izin operasional LAZ pada Yayasan Inisiatif Ihsani Mahasin, di Desa Bajing Kulon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jumat (5/12/2025).
Menurut Imam Buchori, keberadaan LAZ sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat. “LAZ ini merupakan salah satu yang kami harapkan bisa menjadi tentara zakat untuk menggerakkan masyarakat berzakat,” ujarnya saat memberikan arahan dalam kegiatan verifikasi.

Verifikasi lapangan dilaksanakan oleh Ketua Tim Pemberdayaan Zakat Kanwil Kemenag Jateng, Dasiri, bersama Anggota Tim Kerja Hukum, M. Fahmi. Tim memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, kesiapan sumber daya amil, serta sarana dan prasarana pendukung operasional lembaga.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kabupaten Cilacap, Sri Endah Sukmawati, yang hadir membersamai tim verifikator selama proses berlangsung.
(dsr/hlm)







