Mendidik Mental Anak Menjadi Bijaksana
Pada masa Buddha, terdapat banyak anak muda yang menjadi bijaksana karena latihan sejak
dini, seperti Rahula, putra Buddha. Buddha mengajarkan Rahula tentang kejujuran dan kesadaran diri.
Dalam Ambalaṭṭhika Rāhulovāda Sutta (MN 61):
“Rāhula, seperti cermin, seseorang harus selalu memeriksa dirinya sendiri.”
Artinya anak diajarkan introspeksi serta menyadari perbuatan baik dan buruk.
Mindfulness bukan hanya praktik meditasi, tetapi cara hidup.
Jika kita ingin anak-anak kita tidak mudah stres, tidak mudah marah, dan memiliki kebijaksanaan.
Maka ajarkan mereka untuk sadar, bukan sekadar pintar. Karena dunia saat ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan orang yang bijaksana.











