
Pati (Humas) — Kelompok Kerja Penyuluh Agama Buddha (Pokjaluh) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus dan Serah Terima Jabatan Pokjaluh Jawa Tengah Periode 2026-2030, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Vihara Lokapanna Sampurna dan dihadiri oleh Karbono selaku Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja Kelompok Kerja Penyuluh Agama Buddha Provinsi Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan kinerja serta memperkuat sinergi antar Penyuluh Agama Buddha di wilayah Jawa Tengah.

Acara diawali dengan serah terima jabatan sebagai bentuk kesinambungan organisasi dan tanggung jawab dalam menjalankan roda kepengurusan. Selanjutnya dilaksanakan prosesi pelantikan pengurus baru Pokjaluh Jawa Tengah yang diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjalankan tugas dan fungsi kepenyuluhan. Momentum ini menjadi wujud komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan keagamaan Buddha di Provinsi Jawa Tengah. Setelah itu pertemuan rutin ini membahas evaluasi program kerja serta strategi penguatan peran penyuluh dalam pelayanan dan pembinaan umat.

Dalam kesempatan tersebut, Pembimas Buddha Jawa Tengah menyampaikan ucapan selamat kepada ketua pokjaluh terpilih dan seluruh kepengurusannya yang baru dan mengucapkan terima kasih kepada ketua pokjaluh periode sebelumnya. Selain itu Karbono juga memberikan arahan kepada penyuluh bahwa organisasi itu harus bisa maju dan berkembang, mengambil dari falsafah Jawa, Organisasi itu pertama harus melu Handarbeni (merasa ikut memiliki), yang kedua melu Hangrukebi (wajib ikut membela/merawat), dan yang ketiga Mulat Sarira Hangrasa Wani (berani mawas diri atau introspeksi). Dengan falsafah ini harapan saya Pokjaluh Jawa Tengah menjadi tauladan dan contoh bagi Pokjaluh di Indonesia.

Adapun susunan kepengurusan Pokjaluh Provinsi Jawa Tengah yang baru terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta beberapa bidang. Masing-masing bidang diisi oleh para Penyuluh Agama Buddha yang memiliki komitmen dan pengalaman dalam pelayanan keagamaan di wilayah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dengan komposisi kepengurusan yang representatif ini, diharapkan program kerja Pokjaluh dapat berjalan lebih terarah, terstruktur, dan berdampak luas.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antara Pokjaluh dan Bimbingan Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Jawa Tengah, demi terwujudnya penyuluh agama Buddha yang profesional, berdaya saing, dan berdampak bagi umat serta masyarakat luas.










