081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Persiapan Jelang Lebaran Bersama Forkopimda, Kemenag Hadirkan 380 Masjid Ramah Pemudik

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah guna menjaga kondusivitas wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (9/3/2026).

Rakor yang dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah itu mengangkat tema “Menjaga Kondusifitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.” Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan daerah menghadapi arus mudik, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan bencana.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah utama tujuan arus mudik nasional.

“Rakor ini sangat penting sekali karena Jawa Tengah jadi sentral yang penting untuk arus mudik. Sebanyak 17,7 juta masyarakat akan datang ke wilayah kita. Kabupaten/kota segera mantapkan kesiapan jalan khususnya untuk jalur aglomerasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur jalan menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik.

“Kematangan jalan menjadi hal utama untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, kelancaran lalu lintas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kita. Saat ini sekitar 95 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap dan siap menyambut arus mudik,” lanjutnya.

Selain kesiapan infrastruktur, pemerintah daerah juga diminta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari raya melalui pengawasan distribusi barang serta pelaksanaan operasi pasar untuk mencegah lonjakan harga maupun praktik penimbunan bahan pokok.

Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana juga menjadi perhatian dalam rakor tersebut, terutama di wilayah yang rawan banjir, tanah longsor, maupun pergerakan tanah. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan memastikan langkah mitigasi telah disiapkan dengan baik guna menjamin keselamatan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

Dalam forum koordinasi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mendukung terciptanya suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menyampaikan bahwa Kementerian Agama akan melaksanakan rukyatul hilal sebagai bagian dari proses penentuan awal 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Kementerian Agama akan melaksanakan rukyatul hilal pada 19 Maret 2026 di 14 titik di Jawa Tengah sebagai bagian dari proses penentuan 1 Syawal,” ujarnya.

Selain itu, Kanwil Kemenag Jawa Tengah juga menyiapkan ratusan masjid sebagai tempat singgah yang nyaman dan ramah bagi para pemudik.

“Kami juga menyiapkan kurang lebih 380 masjid sebagai masjid ramah pemudik yang dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik, dengan melibatkan penyuluh lintas agama untuk turut memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Saiful Mujab juga berharap dukungan dari pemerintah daerah serta jajaran kepolisian agar program tersebut dapat berjalan optimal.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print